Bireuen (buseronline.com) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat terdampak bencana.
Melalui Kepolisian Resor (Polres) Bireuen, Polri menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi warga pengungsi banjir di Desa Pulo Pineng Dua Meunasah, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen.
Kegiatan bakti kesehatan tersebut dilaksanakan oleh Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Bireuen sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan dan dukungan pemulihan kondisi kesehatan masyarakat pascabanjir.
Layanan difokuskan pada pemeriksaan kesehatan umum serta pemberian obat-obatan secara gratis kepada para pengungsi yang mengalami berbagai keluhan kesehatan.
Kehadiran tim medis Polres Bireuen disambut antusias oleh masyarakat. Selama masa pengungsian, warga mengalami keterbatasan akses layanan kesehatan akibat dampak banjir dan kondisi lingkungan yang belum sepenuhnya pulih, sehingga layanan kesehatan gratis ini dinilai sangat membantu.
Dilansir dari laman Humas Polri, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri Kombes Pol Erdi A Chaniago menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan merupakan bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat pascabencana.
“Melalui bakti kesehatan ini, Polri berupaya memastikan kondisi kesehatan masyarakat pengungsi tetap terjaga. Pelayanan kemanusiaan seperti ini merupakan bagian dari tugas Polri untuk membantu masyarakat bangkit dan pulih setelah bencana,” ujar Kombes Pol Erdi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim Sidokkes Polres Bireuen, tercatat sebanyak 101 orang pengungsi menerima layanan kesehatan. Keluhan kesehatan yang paling banyak ditemukan antara lain demam sebanyak 22 orang, batuk 19 orang, tinea pedis atau infeksi jamur pada kaki sebanyak 13 orang, hipertensi 12 orang, dermatitis 9 orang, gastritis 7 orang, influenza 7 orang, arthritis 6 orang, serta luka lecet 1 orang.
Sebagian besar penyakit tersebut dipicu oleh kondisi lingkungan pascabanjir yang lembap, kurang higienis, serta keterbatasan sarana sanitasi di lokasi pengungsian.
Tim medis juga memberikan edukasi singkat kepada warga terkait pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan guna mencegah penyakit menular.
Kehadiran tim Sidokkes Polres Bireuen turut mendapat apresiasi dari tenaga kesehatan setempat. Bidan Pustu Pulo Pineng Dua Meunasah, Munasiah, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat pengungsi.
“Kami sangat terbantu dengan adanya bakti kesehatan dari Sidokkes Polres Bireuen. Banyak warga yang membutuhkan pengobatan, terutama lansia dan anak-anak. Kehadiran tim medis ini sangat meringankan beban kami di lapangan,” ungkap Munasiah.
Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, Polres Bireuen menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan kemanusiaan sebagai bagian dari upaya pemulihan masyarakat terdampak bencana alam. (R)
beritaTerkait
komentar