Senin, 06 April 2026

Pertamina Hadirkan Air Bersih dan Posko Medis untuk Bantu Penyintas Bencana Aceh Tamiang

EM Bukit MKes - Senin, 05 Januari 2026 11:14 WIB
Pertamina Hadirkan Air Bersih dan Posko Medis untuk Bantu Penyintas Bencana Aceh Tamiang
Pertamina melalui program Pertamina Peduli menyalurkan bantuan air bersih ke wilayah Kebun Tanah Kerban, Karang Baru, Aceh tamiang, Aceh, Kamis (1/01/2026). (Dok/Pertamina)

Jakarta (buseronline.com) - Bantuan kemanusiaan dari Pertamina Peduli membawa harapan baru bagi para penyintas bencana banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.


Dua pekan pascabencana, persoalan paling mendesak yang dihadapi masyarakat adalah keterbatasan akses terhadap air bersih, menyusul tercemarnya sebagian besar sumber air warga oleh lumpur sehingga tidak layak digunakan untuk konsumsi maupun sanitasi.


Kondisi tersebut dirasakan langsung oleh Yanti, warga Kebun Tanah Kerban, Kecamatan Karang Baru. Selama beberapa waktu pascabanjir, ia dan keluarganya terpaksa memanfaatkan air parit bercampur lumpur sebagai satu-satunya sumber air untuk kebutuhan sehari-hari.


Situasi itu mulai berubah sejak bantuan air bersih dari Pertamina Peduli hadir dan didistribusikan secara rutin setiap dua hari sekali.


Mobil tangki Pertamina Peduli berkeliling dari rumah ke rumah untuk menyalurkan air bersih, yang kemudian ditampung warga menggunakan jerigen maupun ember.


“Sangat membantulah air bersih ini. Sebelumnya kami pakai air parit. Air ini baru masuk sekitar dua minggu setelah kejadian, dan kami benar-benar terbantu,” ujar Yanti.


Pengalaman serupa juga dirasakan Putera, warga setempat, yang menggambarkan kondisi air sebelum bantuan datang sangat memprihatinkan. Air parit yang bercampur lumpur harus disaring terlebih dahulu sebelum digunakan, meskipun kualitasnya jauh dari layak.


“Kalau kami menyebut air parit itu air cappuccino, karena warnanya seperti cappuccino. Tapi mau bagaimana lagi. Begitu Pertamina kasih air masuk, alhamdulillah, sekarang sudah bisa digunakan untuk semua keperluan. Kami sangat bersyukur,” ungkapnya.


Dilansir dari laman Pertamina, VP Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan bahwa penyediaan air bersih menjadi salah satu prioritas utama Pertamina Peduli karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat pascabencana.


Sejak 4 Desember 2025 hingga Jumat (2/1/2026), Pertamina telah menyalurkan sekitar 1,7 juta liter air bersih kepada warga Aceh Tamiang.


Distribusi air bersih tersebut dilakukan secara bergilir menggunakan 191 unit mobil tangki yang menjangkau berbagai wilayah terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang.


“Permasalahan air bersih masih dihadapi masyarakat. Karena itu, kami tidak hanya menyalurkan air secara periodik selama masa transisi darurat, tetapi juga secara bertahap mengaktifkan kembali sumur-sumur warga agar akses air bersih dapat tersedia secara berkelanjutan,” ujar Baron.


Program penyediaan air bersih dan sanitasi ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.


Berkolaborasi dengan Wanadri dan TNI, hingga saat ini Pertamina Peduli telah berhasil mereaktivasi 12 sumur di sejumlah titik di Kabupaten Aceh Tamiang.


Lokasi tersebut meliputi Posko Pertamina Peduli di Kantor Disdukcapil Aceh Tamiang, Desa Seumadam, Desa Kejuruan Muda, Karang Baru, Desa Babo, Desa Bandar Pusaka, serta Kota Kualasimpang.


Selain bantuan air bersih, Pertamina Peduli juga menghadirkan Posko Medis yang bersiaga selama 24 jam untuk memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat terdampak bencana.


Posko Medis yang berlokasi di Simpang Kantor Disdukcapil Aceh Tamiang menjadi tumpuan warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan pascabencana.


Relawan dokter dari Pertamina IHC Prabumulih, dr Betty, menjelaskan bahwa tim medis berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.


“Keluhan yang paling banyak kami temui pascabencana antara lain Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), batuk, pilek, diare, serta pasien dengan penyakit kronis yang sempat terhenti pengobatannya akibat bencana,” jelas dr. Betty.


Melalui kehadiran bantuan air bersih dan layanan kesehatan terpadu ini, Pertamina Peduli menegaskan komitmennya untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya pada masa krisis.


Tidak hanya memastikan kebutuhan dasar terpenuhi, Pertamina juga berupaya mendukung pemulihan kondisi sosial dan kesehatan warga terdampak agar dapat bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara lebih layak dan aman.


Sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, Pertamina terus berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 serta mendorong program-program yang berdampak langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).


Seluruh upaya tersebut sejalan dengan transformasi Pertamina yang berorientasi pada tata kelola perusahaan, pelayanan publik, keberlanjutan usaha, dan pelestarian lingkungan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasional perusahaan. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru