Lebak (buseronline.com) - Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kunta Wibawa Dasa Nugraha mengunjungi masyarakat adat Baduy di Kabupaten Lebak, Banten, Selasa.
Kunjungan tersebut dilakukan menjelang pergantian tahun sebagai bentuk perhatian dan komitmen pemerintah dalam memastikan kondisi kesehatan masyarakat adat tetap terjaga.
Dalam kunjungan itu, Kemenkes menggelar layanan cek kesehatan gratis bagi warga Baduy. Pemeriksaan yang diberikan meliputi pengecekan tekanan darah, pemeriksaan darah sederhana, serta penanganan awal terhadap berbagai keluhan kesehatan yang dirasakan masyarakat.
Sekjen Kunta menjelaskan bahwa layanan kesehatan yang diberikan merupakan bagian dari pelayanan dasar yang rutin dilakukan Kemenkes di berbagai daerah, termasuk wilayah masyarakat adat.
“Layanannya seperti cek kesehatan gratis biasa. Kita cek darah, tensi, dan keluhan yang dirasakan, apakah panas, sakit perut, atau yang lain,” ujar Kunta di sela-sela kegiatan.
Selain pemeriksaan kesehatan, Kemenkes juga menyalurkan obat-obatan dasar yang disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kesehatan masyarakat Baduy. Seluruh layanan kesehatan tersebut difasilitasi oleh tenaga kesehatan dari puskesmas setempat dan dilaksanakan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan yang berlaku.
Kunta menegaskan, kehadiran Kemenkes di tengah masyarakat Baduy merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjamin akses layanan kesehatan yang merata, termasuk bagi komunitas adat yang berada di wilayah terpencil.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat adat Baduy juga mendapatkan layanan kesehatan yang layak. Ini adalah bagian dari tanggung jawab negara dalam menjaga dan meningkatkan derajat kesehatan seluruh warga,” katanya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Baduy yang memanfaatkan layanan kesehatan gratis tersebut. Menurutnya, partisipasi aktif warga menunjukkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, meskipun dengan pola hidup yang sederhana dan menyatu dengan alam.
Kemenkes berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan setempat, sehingga kondisi kesehatan masyarakat Baduy dapat terus terpantau dan terjaga dengan baik. (R)
beritaTerkait
komentar