Senin, 06 April 2026

Kerahkan 1.105 Personel DVI, Polri Percepat Proses Identifikasi Korban Bencana di Sumatera

EM Bukit MKes - Sabtu, 03 Januari 2026 11:08 WIB
Kerahkan 1.105 Personel DVI, Polri Percepat Proses Identifikasi Korban Bencana di Sumatera
Astamaops Kapolri Komjen Pol Fadil Imran menyampaikan keterangan saat kegiatan Rilis Akhir Tahun Polri 2025 terkait pengerahan 1.105 personel DVI dan tenaga kesehatan untuk percepatan identifikasi korban bencana di Sumatera, di Mabes Polri, Jakarta Selata

Jakarta (buseronline.com) - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menurunkan sebanyak 1.105 personel yang tergabung dalam Tim Disaster Victim Identification (DVI) dan tenaga kesehatan guna mempercepat proses identifikasi korban meninggal dunia akibat bencana alam yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.


Pengerahan personel tersebut disampaikan Asisten Utama Operasi (Astamaops) Kapolri, Komisaris Jenderal Polisi Fadil Imran, dalam kegiatan Rilis Akhir Tahun Polri 2025 yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa.


Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjalankan misi kemanusiaan serta memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana.


“Kami mengerahkan 1.105 personel dari tim tenaga kesehatan dan DVI untuk membantu proses identifikasi korban serta memberikan pelayanan medis secara langsung di lokasi terdampak,” ujar Fadil.


Selain mengirimkan personel, Polri juga mengerahkan dukungan logistik berupa 51 unit ambulans ke daerah bencana. Armada tersebut digunakan untuk mempercepat proses evakuasi korban, penanganan medis, serta mendukung pemulihan kondisi masyarakat pascabencana.


“Ini adalah sisi humanis Polri, memastikan tidak ada satu pun warga yang merasa sendirian dalam menghadapi musibah,” kata Fadil.


Fadil menambahkan, tim pelayanan kesehatan Polri bekerja tanpa henti selama 24 jam di lokasi bencana. Personel medis Polri secara aktif memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat yang terdampak di berbagai posko pengungsian.


“Tim pelayanan kesehatan kami bekerja 24 jam. Hingga saat ini, personel medis telah memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada 37.867 warga masyarakat di posko-posko bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” jelasnya.


Sementara itu, Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Inspektur Jenderal Polisi Agus Suryonugroho, mengungkapkan bahwa Polri juga telah melaksanakan ribuan kegiatan bakti kesehatan sebagai bagian dari upaya kemanusiaan di wilayah terdampak bencana.


“Sebanyak 1.217 kegiatan bakti kesehatan telah dilaksanakan, dengan total 403.658 masyarakat yang terlayani. Polri juga melaksanakan misi kemanusiaan hingga ke luar negeri, serta operasi DVI dengan tingkat keberhasilan identifikasi mencapai 96 persen sepanjang 2023 hingga 2025,” ungkap Agus.


Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Selasa (30/12/2025), bencana alam yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mengakibatkan 1.141 orang meninggal dunia. Selain itu, tercatat sebanyak 399 orang masih mengungsi dan tersebar di sejumlah titik pengungsian di tiga provinsi tersebut.


Polri menegaskan akan terus bersinergi dengan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan terkait guna memastikan proses penanganan bencana berjalan cepat, tepat, dan berorientasi pada keselamatan serta pemulihan masyarakat terdampak. (R)

Editor
: EM Bukit MKes
Tags
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru