Kamis, 11 Juni 2026

Layanan Kesehatan Jiwa Penyintas Bencana di Bener Meriah Diperkuat Lewat Mobile Clinic

Jumat, 26 Desember 2025 03:02 WIB
Layanan Kesehatan Jiwa Penyintas Bencana di Bener Meriah Diperkuat Lewat Mobile Clinic
Tenaga kesehatan memberikan pendampingan kesehatan jiwa kepada warga penyintas banjir bandang dan tanah longsor melalui layanan Mobile Clinic di salah satu lokasi pengungsian di Kabupaten Bener Meriah.
Bener Meriah (buseronline.com) - Pasca banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bener Meriah, layanan kesehatan jiwa bagi warga terdampak diperkuat melalui program Mobile Clinic yang menjangkau langsung lokasi pengungsian.

Dilansir dari laman Kemenkes, program ini diinisiasi Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Kabupaten Bener Meriah, dr Insan Sarami Artanoga SpKj, sebagai respons atas meningkatnya keluhan kecemasan dan trauma psikologis yang dialami para penyintas bencana.

“Korban bencana ini banyak yang mengalami cedera psikologis, terutama rasa takut dan cemas. Karena itu kami berinisiatif membentuk mobile clinic untuk menjangkau langsung posko-posko pengungsian,” ujar dr Insan.

Mobile Clinic mulai beroperasi sejak 1 Desember 2025 dan didukung oleh tenaga medis lintas disiplin. Selain memberikan layanan kesehatan umum, tim juga memberikan pendampingan khusus untuk pemulihan kondisi psikologis masyarakat terdampak.

Pendekatan layanan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kelompok usia. Anak-anak mendapatkan terapi bermain seperti mewarnai dan permainan sederhana, sementara orang dewasa didampingi melalui psikoterapi suportif serta teknik relaksasi untuk menurunkan tingkat kecemasan.

Menurut dr Insan, ketakutan terhadap hujan menjadi keluhan yang paling sering disampaikan oleh penyintas, mengingat bencana terjadi akibat curah hujan tinggi.

“Hampir seluruh penyintas yang kami temui mengaku takut saat hujan turun. Melalui pendampingan ini, kami berharap kecemasan tersebut tidak berkembang menjadi trauma jangka panjang,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Mobile Clinic menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan akses menuju lokasi pengungsian yang sulit dijangkau serta minimnya jumlah tenaga kesehatan jiwa di Kabupaten Bener Meriah.

Meski demikian, tim Mobile Clinic tetap berkomitmen hadir mendampingi masyarakat terdampak dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada agar layanan kesehatan jiwa dapat terus menjangkau para penyintas bencana. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
WIITEX 2026 Siap Digelar, Jabar Bidik Perluasan Pasar Ekspor Teh, Kopi, dan Kakao
Wakapolri Tinjau Daycare SSDM Polri, Perkuat Dukungan bagi Keluarga Personel
Pemprov Sumut Bentuk 6.110 Posbankum, Perkuat Akses Bantuan Hukum hingga Desa dan Kelurahan
Presiden Prabowo: Kekayaan Alam Harus Dikelola untuk Kemakmuran Rakyat
Ekonomi Bandung Tumbuh 5,76 Persen, Wali Kota Farhan Ingatkan Ancaman Inflasi
Dinkes Kota Bandung Perluas Akses Kesehatan Mental, Layanan Psikolog Klinis Tersedia di 12 Puskesmas
komentar
beritaTerbaru