Selasa, 28 Juli 2026

Layanan Kesehatan Jiwa Penyintas Bencana di Bener Meriah Diperkuat Lewat Mobile Clinic

Jumat, 26 Desember 2025 03:02 WIB
Layanan Kesehatan Jiwa Penyintas Bencana di Bener Meriah Diperkuat Lewat Mobile Clinic
Tenaga kesehatan memberikan pendampingan kesehatan jiwa kepada warga penyintas banjir bandang dan tanah longsor melalui layanan Mobile Clinic di salah satu lokasi pengungsian di Kabupaten Bener Meriah.
Bener Meriah (buseronline.com) - Pasca banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bener Meriah, layanan kesehatan jiwa bagi warga terdampak diperkuat melalui program Mobile Clinic yang menjangkau langsung lokasi pengungsian.

Dilansir dari laman Kemenkes, program ini diinisiasi Dokter Spesialis Kesehatan Jiwa Kabupaten Bener Meriah, dr Insan Sarami Artanoga SpKj, sebagai respons atas meningkatnya keluhan kecemasan dan trauma psikologis yang dialami para penyintas bencana.

“Korban bencana ini banyak yang mengalami cedera psikologis, terutama rasa takut dan cemas. Karena itu kami berinisiatif membentuk mobile clinic untuk menjangkau langsung posko-posko pengungsian,” ujar dr Insan.

Mobile Clinic mulai beroperasi sejak 1 Desember 2025 dan didukung oleh tenaga medis lintas disiplin. Selain memberikan layanan kesehatan umum, tim juga memberikan pendampingan khusus untuk pemulihan kondisi psikologis masyarakat terdampak.

Pendekatan layanan dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kelompok usia. Anak-anak mendapatkan terapi bermain seperti mewarnai dan permainan sederhana, sementara orang dewasa didampingi melalui psikoterapi suportif serta teknik relaksasi untuk menurunkan tingkat kecemasan.

Menurut dr Insan, ketakutan terhadap hujan menjadi keluhan yang paling sering disampaikan oleh penyintas, mengingat bencana terjadi akibat curah hujan tinggi.

“Hampir seluruh penyintas yang kami temui mengaku takut saat hujan turun. Melalui pendampingan ini, kami berharap kecemasan tersebut tidak berkembang menjadi trauma jangka panjang,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, Mobile Clinic menghadapi sejumlah kendala, terutama keterbatasan akses menuju lokasi pengungsian yang sulit dijangkau serta minimnya jumlah tenaga kesehatan jiwa di Kabupaten Bener Meriah.

Meski demikian, tim Mobile Clinic tetap berkomitmen hadir mendampingi masyarakat terdampak dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada agar layanan kesehatan jiwa dapat terus menjangkau para penyintas bencana. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Tiga Cucu Almarhum Eddy M Bukit Ukir Prestasi, Lulus Akpol dan Kedokteran
Pertamina Dukung Kawan Nusantara 2026, Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya
Indonesia dan Thailand Perbarui Kerja Sama Pendidikan, Perkuat Pertukaran Guru dan Pembelajaran AI
KKSU 2026 Dorong UMKM Sumut Naik Kelas dan Perkuat Pertumbuhan Ekonomi
Kemenkes dan Pemprov DKI Kampanyekan Gaya Hidup Sehat Melalui Jalan Sehat di CFD Rasuna Said
Mendikdasmen Hadiri ASED Ke-14, ASEAN Sepakati Arah Baru Kerja Sama Pendidikan
komentar
beritaTerbaru