Selasa, 07 April 2026

Seluruh RSUD Sumatera Kembali Beroperasi Secara Bertahap Meski Terkendala Listrik

EM Bukit MKes - Kamis, 18 Desember 2025 11:15 WIB
Seluruh RSUD Sumatera Kembali Beroperasi Secara Bertahap Meski Terkendala Listrik
Petugas medis memantau kondisi pasien di salah satu ruang rawat inap RSUD di wilayah Sumatera pascabencana banjir dan tanah longsor. (Dok/Kemenkes)
Jakarta (buseronline.com) - Sejumlah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di wilayah Aceh dan Sumatera Utara mulai kembali melayani pasien pascabencana.

Meski demikian, operasional layanan kesehatan masih menghadapi kendala serius, terutama akibat terbatasnya pasokan listrik dan ketersediaan air bersih, yang berdampak pada belum berfungsinya sejumlah layanan medis penting.

Berdasarkan Laporan Situasi Penanganan Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada 15 Desember 2025 pukul 22.00 WIB, beberapa rumah sakit telah memulai layanan dasar.

Di Aceh Tamiang, RSUD Muda Sedia membuka layanan IGD, rawat inap, rawat jalan, dan kamar operasi. Namun, layanan ICU dan hemodialisis belum dapat dijalankan karena kendala teknis, termasuk instalasi air dan pengecekan alat kesehatan. Kondisi listrik dinyatakan aman, tetapi beberapa alat laboratorium mengalami kerusakan pascabencana.

Sementara itu, RSUD Sultan Abdul Azis Syah (SAAS) Peureulak, Aceh Timur, mulai mengoperasikan layanan IGD dan poliklinik. Kendala utama adalah ketidakstabilan listrik sehingga rumah sakit membutuhkan genset dan pasokan bahan bakar. Ketersediaan air bersih juga masih terbatas, sementara sebagian alat radiologi dilaporkan rusak.

Di Kota Langsa, RSUD Langsa mengaktifkan layanan IGD, rawat inap, ICU, NICU, dan ruang bedah, tetapi layanan hemodialisis dan radiologi belum berjalan akibat terhentinya aliran listrik PLN selama enam hari.

Kondisi serupa terjadi di RSUD Zubir Mahmud, Aceh Timur, di mana layanan dasar telah berjalan, namun layanan kritis masih terganggu karena pemadaman listrik PLN selama empat hari. Beberapa rumah sakit terpaksa membeli air bersih untuk menjaga operasional dasar sembari menunggu perbaikan instalasi air dan mesin pendukung.

Di Sumatera Utara, RSUD Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, tetap melayani pasien meski dengan fasilitas terbatas. Hingga 15 Desember, ribuan pasien rawat jalan dilayani menggunakan tenda dan posko darurat, sementara perbaikan fasilitas utama rumah sakit masih berlangsung.

Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Budi Gunadi Sadikin, menegaskan seluruh rumah sakit terdampak bencana di Sumatera telah mulai beroperasi bertahap. Pemerintah memastikan layanan kesehatan tetap berjalan untuk menjamin keselamatan masyarakat.

“Pada tanggal 26 November lalu, terdapat 41 rumah sakit yang tidak dapat beroperasi akibat bencana. Alhamdulillah, hari ini 100% rumah sakit tersebut sudah mulai beroperasi kembali, meskipun secara bertahap, dimulai dari layanan IGD dan ruang operasi,” ujar Menkes Budi dalam rapat kabinet paripurna, Senin (15/12/2025).

Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kementerian Kesehatan, Agus Jamaludin, menambahkan pemulihan difokuskan pada layanan dasar sembari mempercepat pemulihan sarana pendukung.

“Sebagian besar rumah sakit sudah mulai melayani pasien, namun memang masih ada kendala listrik dan air bersih. Ini yang sedang kami dorong percepatannya agar layanan kritis seperti hemodialisis dan radiologi bisa segera beroperasi,” jelas Agus.

Agus menegaskan koordinasi terus dilakukan dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk penyediaan genset, BBM, serta perbaikan jaringan listrik.

“Keselamatan pasien menjadi prioritas utama. Dukungan logistik kesehatan dan teknis terus dilakukan sampai layanan rumah sakit kembali normal sepenuhnya,” tambahnya.

Dengan pemulihan bertahap ini, pemerintah berharap masyarakat terdampak bencana tetap mendapatkan layanan kesehatan yang memadai, sambil mempercepat normalisasi operasional rumah sakit di seluruh Sumatera. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru