Minggu, 12 April 2026

Tekan Kasus HIV/AIDS, Kota Bandung Fokus Hilangkan Stigma di Masyarakat

Rabu, 03 Desember 2025 06:05 WIB
Tekan Kasus HIV/AIDS, Kota Bandung Fokus Hilangkan Stigma di Masyarakat
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memberikan sambutan pada Peringatan Hari AIDS Sedunia Kota Bandung 2025 di Bandung, Senin (1/12/2025). (Dok/Diskominfo Bandung)
Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menegaskan komitmennya untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan HIV/AIDS sekaligus mengakhiri stigma yang masih menghambat pelaporan serta akses layanan kesehatan. Penegasan itu disampaikan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, dalam rangkaian Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025, Senin.

Dalam keterangannya, Farhan menekankan bahwa HIV/AIDS bukan sekadar persoalan kesehatan, melainkan tantangan peradaban yang memerlukan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan dan kesadaran kolektif.

“AIDS ini adalah sebuah virus yang menyebar karena perilaku berisiko, mulai dari hubungan seks tanpa pelindung sampai pertukaran alat suntik,” ujar Farhan.

Farhan menyebut stigma dan diskriminasi masih menjadi hambatan besar bagi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan dan pelaporan kasus.

“Ketidakterbukaan atau ketertutupan terjadi karena stigmatisasi. Saya yakin masih banyak yang berkeyakinan bahwa ini penyakit kutukan. Itu stigma yang harus segera dihentikan,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa pencegahan tidak akan berjalan efektif tanpa pemahaman publik yang benar serta keberanian masyarakat untuk melakukan deteksi dini.

Pemkot Bandung juga mendorong masyarakat rutin melakukan donor darah sebagai upaya skrining HIV yang efektif. Menurut Farhan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran hibah khusus bagi PMI untuk mendukung peningkatan kualitas skrining.

“Dengan donor darah, maka screening-nya pasti akan terjadi. Pemerintah punya anggaran yang besar untuk memberikan hibah kepada PMI khusus untuk donor darah,” ucapnya.

Ia menilai keterbukaan data agregat hasil skrining PMI penting untuk memahami pola penyebaran HIV/AIDS tanpa melanggar privasi individu.

Pemkot Bandung juga memastikan keberlanjutan penegakan hukum terhadap industri seks serta memperkuat koordinasi lintas sektor untuk mendukung upaya pencegahan menyeluruh.

“Setiap masalah peradaban harus dijawab dengan solusi peradaban. Membangun ilmu pengetahuan dan kesadaran kolektif,” katanya.

Farhan mengajak semua pihak tetap bergerak meski pendanaan internasional untuk program AIDS semakin berkurang.

“Kesederhanaan gerak bukan berarti tidak bergerak. Anggaran kecil bukan berarti dampak mengecil. Kita bisa bergerak bersama-sama dengan semangat besar,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Bandung, Maya Verasari, melaporkan rangkaian kegiatan Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025, termasuk kampanye publik di Braga City Walk serta peluncuran program “Tebar Cinta Akhiri AIDS”.

Maya menegaskan bahwa kolaborasi berbagai pihak menjadi fondasi utama keberlanjutan program penanggulangan HIV/AIDS.

“Ada 13 LSM tergabung dalam Bandung AIDS Coalition dan 9 Kelompok Dukungan Sebaya yang hadir. Kita bersama-sama merumuskan strategi penanggulangan HIV/AIDS di Kota Bandung,” ujar Maya.

Ia juga menekankan pentingnya kemandirian program untuk mendukung relawan, aktivis, dan kelompok dukungan sebaya dalam menjalankan pendampingan kepada masyarakat.

“Kemandirian program harus terus dilanjutkan agar bisa memfasilitasi teman-teman aktivis dan kelompok dukungan sebaya,” tuturnya.

Maya menyampaikan apresiasi kepada Dispora Kota Bandung sebagai fasilitator kegiatan puncak peringatan.

“Hari ini kita berkumpul untuk berdiskusi bagaimana strategi program HIV/AIDS untuk Kota Bandung tercinta ini. Kita membutuhkan masukan dari semua pihak,” ujarnya.

Pemkot Bandung berharap momentum Hari AIDS Sedunia dapat memperkuat kerja bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan kota yang lebih sehat, inklusif, dan bebas stigma. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Presiden Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
komentar
beritaTerbaru