Bogor (buseronline.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menegaskan komitmennya untuk mendorong profesionalitas dan inovasi tenaga kesehatan sebagai pilar utama peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, saat mewakili Bupati Bogor pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61.
Acara peringatan HKN tahun ini berlangsung di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Cibinong, Jumat. Kegiatan dihadiri oleh jajaran kepala perangkat daerah, direktur RSUD, kepala puskesmas, serta para tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas layanan kesehatan di wilayah Kabupaten Bogor.
Dalam sambutannya, Sekda Ajat menyampaikan bahwa tenaga kesehatan merupakan garda terdepan dalam pelayanan publik. “Profesionalitas, dedikasi, dan kerja dengan hati harus menjadi spirit dalam melayani enam juta jiwa masyarakat Bogor,” ujarnya.
Ajat menekankan bahwa kesehatan menjadi salah satu indikator penting dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Bupati Bogor selalu menekankan bahwa investasi terbesar Kabupaten Bogor adalah investasi pada sumber daya manusia.
Salah satu langkah strategis yang diambil adalah pencapaian Universal Health Coverage (UHC) 100 persen untuk memperluas akses layanan kesehatan di seluruh Kabupaten Bogor.
Sekda Ajat juga memberikan apresiasi atas inovasi yang muncul dari puskesmas di Kabupaten Bogor. “Saat saya di Bappedalitbang, inovasi yang paling banyak selalu datang dari Puskesmas. Maka saya buat klasifikasi khusus bagi inovator puskesmas agar mereka punya panggung tersendiri,” ungkapnya.
Selain itu, Ajat menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan yang telah menyediakan layanan cek kesehatan gratis, program penanggulangan TBC, serta sejumlah program lainnya yang mendukung visi pembangunan Kabupaten Bogor, terutama program Asa Cipta. Ia mengajak seluruh tenaga kesehatan untuk bekerja dengan dedikasi dan niat tulus, sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Fusia Meidiawaty, menambahkan bahwa tema nasional HKN ke-61 adalah “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat”. Tema ini menekankan pentingnya investasi pada generasi muda sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Peringatan HKN bukan sekadar seremonial, melainkan momentum memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk menghadapi isu strategis, mulai dari stunting, meningkatnya penyakit tidak menular, hingga pemerataan akses pelayanan kesehatan,” ujar Fusia.
Ia menekankan, dengan semangat kolaborasi, integritas, dan inovasi, seluruh tenaga kesehatan di Kabupaten Bogor diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas layanan. “Upaya ini akan memperkuat transformasi menuju Kabupaten Bogor yang lebih sehat, istimewa, dan gemilang,” pungkasnya. (R)
beritaTerkait
komentar