Jawa Tengah (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit (RS) Kardiologi Emirates–Indonesia di Kota Surakarta, Rabu.
Peresmian ini dilakukan bersama Wakil Ketua Kantor Kepresidenan Persatuan Emirat Arab (PEA) Bidang Pembangunan dan Syuhada, Paduka Yang Mulia Sheikh Theyab bin Mohamed bin Zayed Al Nahyan, sebagai simbol eratnya hubungan kemitraan strategis antara Indonesia dan PEA.
Sebelum prosesi peresmian, Presiden Prabowo dan Sheikh Theyab meninjau sejumlah fasilitas utama di lantai dua rumah sakit, termasuk Ruang Operasi, Ruang Rawat Inap Presidential Suite & VIP, Laboratorium Kateterisasi Jantung (Cath Lab), dan Intensive Care Unit (ICU).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas layanan kardiologi berstandar internasional tersebut.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembangunan RS Kardiologi Emirates–Indonesia merupakan bentuk nyata hubungan persahabatan dan solidaritas kemanusiaan antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.
“Saya menyambut dengan sangat bangga dan bahagia dengan kehadiran Rumah Sakit Kardiologi Emirates–Indonesia. Rumah sakit ini adalah simbol persahabatan dua bangsa Indonesia dan Uni Emirat Arab,” ujar Presiden Prabowo.
Presiden juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi pemerintah PEA, yang terus mendukung berbagai program pembangunan di Indonesia, khususnya di sektor kesehatan.
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menjelaskan bahwa rumah sakit ini merupakan hibah dari pemerintah PEA, yang dibangun dalam kurun waktu dua tahun.
“Rumah sakit ini dibangun dua tahun yang lalu, terdiri dari 100 kamar, 3 kamar operasi, dengan biaya Rp400 M — Rp250 M untuk bangunan dan Rp150 M untuk alat-alat. Rumah sakit ini diharapkan menjadi pusat jantung di Jawa Tengah,” ungkap Menkes Budi.
RS Kardiologi Emirates–Indonesia berdiri di atas lahan seluas 17.962 m² dengan luas bangunan 10.668 m². Setiap lantai dirancang untuk memaksimalkan alur layanan kardiologi terintegrasi, mulai dari pencegahan, diagnosis, tindakan medis, hingga rehabilitasi.
Fasilitas yang tersedia meliputi:
- Poliklinik spesialis jantung
- Instalasi Gawat Darurat
- Rawat inap reguler, VIP, dan intensif
- Ruang operasi
- Cath Lab berteknologi modern
- Rehabilitasi jantung
- Laboratorium, radiologi, dan farmasi
- Layanan penunjang medis lainnya
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo turut menyaksikan penyerahan Letter of Intent (LoI) antara Kementerian Agama RI dan Khalifah Foundation.
LoI tersebut menjadi langkah awal penguatan kerja sama di bidang pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan program-program keagamaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Dengan beroperasinya rumah sakit ini, pemerintah berharap penanganan penyakit jantung di Jawa Tengah dan sekitarnya dapat meningkat signifikan.
RS Kardiologi Emirates–Indonesia ditargetkan menjadi pusat rujukan utama layanan kardiovaskular modern, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan spesialis yang berkualitas.
Peresmian ini juga menandai babak baru kolaborasi kesehatan Indonesia–PEA yang diharapkan terus berkembang dalam berbagai sektor strategis. (P3)
beritaTerkait
komentar