Bogor (buseronline.com) - Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mengintensifkan upaya pemberantasan tuberkulosis (TBC) melalui kampanye TOSS TBC (Temukan, Obati, Sampai Sembuh) yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Kabupaten Bogor, Minggu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi besar daerah untuk mencapai target eliminasi TBC pada 2030.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, menegaskan bahwa kesehatan merupakan fondasi utama dalam mendukung agenda pembangunan daerah.
“Everything is nothing tanpa kesehatan. Walaupun kesehatan bukan segala-galanya, tetapi tanpa kesehatan, yang lainnya tidak ada artinya,” ujar Herman dalam sambutannya.
Jawa Barat saat ini menghadapi beban sekitar 180 ribu kasus TBC, termasuk 2.000 kasus resisten obat (TBC RO). Menurut Herman, angka tersebut menjadi tantangan serius yang membutuhkan penanganan terpadu dan berkesinambungan.
“Yang sudah ditemukan, pastikan diobati 100%. Tidak boleh ada satu pun yang tidak diobati. Ini tanggung jawab kita semua, mulai dari provinsi, kabupaten, puskesmas, hingga desa,” tegasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, dr Vini Adiani Dewi, menambahkan bahwa kampanye ini tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga pemberdayaan sosial untuk menghilangkan stigma terhadap penderita TBC.
“Mari kita implementasikan gerakan TOSS TBC dan hilangkan stigma terhadap penderita. Bersama, kita wujudkan Indonesia bebas TBC 2030,” ujarnya.
Menurut Vini, stigma kerap menjadi hambatan bagi pasien untuk menjalani pengobatan hingga tuntas, sehingga perlu ada dukungan masyarakat agar mereka mendapatkan akses layanan kesehatan secara optimal.
Kampanye TOSS TBC di CFD Bogor menghadirkan rangkaian kegiatan seperti:
Edukasi kesehatan tentang gejala, risiko, dan pencegahan TBC
Pemeriksaan kesehatan gratis
Aktivitas interaktif bersama tenaga kesehatan
Pelibatan kader, organisasi profesi, dan komunitas masyarakat
Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya TBC, pentingnya deteksi dini, serta urgensi menyelesaikan pengobatan hingga sembuh.
Upaya eliminasi TBC menjadi bagian dari visi pembangunan “Jawa Barat Istimewa dan Indonesia Emas 2045”, di mana kesehatan masyarakat menjadi prasyarat utama mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan produktif.
Melalui kampanye berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap dapat mempercepat penurunan kasus TBC, meningkatkan kepedulian masyarakat, serta membangun kolaborasi multipihak untuk mencapai target eliminasi nasional pada 2030. (R)
beritaTerkait
komentar