Jumat, 10 April 2026

Hari Jantung Sedunia 2025, Dinkes Garut Ajak Warga Terapkan Pola Hidup CERDIK untuk Cegah Penyakit Jantung

Selasa, 30 September 2025 10:07 WIB
Hari Jantung Sedunia 2025, Dinkes Garut Ajak Warga Terapkan Pola Hidup CERDIK untuk Cegah Penyakit Jantung
Ribuan peserta mengikuti senam massal dalam rangka peringatan Hari Jantung Sedunia 2025 yang digelar Dinas Kesehatan Garut di Lapang Makorem 062/Tarumanegara, Minggu (28/9/2025). (Dok/Diskominfo Garut)
Garut (buseronline.com) - Dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut mengajak masyarakat untuk mencegah penyakit jantung dengan menerapkan pola hidup sehat melalui konsep CERDIK. Acara yang digelar Minggu ini diikuti ribuan peserta dari berbagai kalangan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Leli Yuliani, menyampaikan apresiasi kepada panitia sekaligus mengungkapkan keprihatinannya atas tingginya kasus jantung di daerah tersebut.

“Berdasarkan data BPJS, terdapat sekitar 7.000 lebih rujukan dari puskesmas ke rumah sakit terkait kasus jantung,” ungkapnya.

Menurut Leli, pola hidup CERDIK menjadi kunci dalam menekan prevalensi penyakit jantung. Pola ini meliputi cek kesehatan secara berkala, enyahkan asap rokok, rajin olahraga, diet sehat dan seimbang, istirahat cukup, serta kelola stres.

“Dinas Kesehatan Kabupaten Garut harus terus melakukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui, melaksanakan, dan konsisten dalam pola CERDIK sehingga prevalensi penyakit jantung dapat menurun,” tegasnya.

Pasien penderita jantung juga diimbau untuk rutin melakukan kontrol kesehatan, konsisten menjalankan pola hidup sehat, aktif dalam komunitas, serta segera mengakses fasilitas kesehatan jika muncul gejala serangan mendadak.

Sementara itu, Ketua Panitia, Fadli Amarulloh, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti sekitar 2.500 peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan, kader, komunitas, serta dukungan 39 instansi pemerintah dan swasta.

“Semua kegiatan ini kami rancang bukan hanya sebagai bentuk edukasi saja, tetapi juga pengalaman nyata untuk mengajak masyarakat menjaga kesehatan jantung,” jelasnya.

Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Kabupaten Garut, Kadar Lesmana, menambahkan bahwa perubahan pola makan dan gaya hidup telah memicu peningkatan kasus penyakit jantung, bahkan pada usia muda.

Ia mendorong masyarakat untuk rutin berolahraga ringan, seperti berjalan cepat selama 30 menit hampir setiap hari, serta tidak menunda pemeriksaan kesehatan ke fasilitas terdekat.

Dengan kampanye ini, Dinas Kesehatan Garut berharap masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan jantung dan menjadikan pola hidup CERDIK sebagai kebiasaan sehari-hari. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Dedi Mulyadi Dukung Pembangunan Fakultas Kedokteran UIN Bandung, Syaratkan Akses Gratis bagi Warga Miskin
Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Campak bagi Nakes Usai Perluasan Indikasi untuk Dewasa
Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Pemkab Rembang Tingkatkan Kewaspadaan
Momen HUT ke-80 TNI AU, Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Enam Jet Tempur
PMI Siap Salurkan Bantuan untuk Warga Iran
Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, Perkuat Daya Saing dan Akses Pasar
komentar
beritaTerbaru