Sabtu, 11 April 2026

Ahmad Luthfi Minta RSUP Dr Kariadi Terjunkan Dokter Spesialis, Speling Sudah Sasar 436 Desa

Senin, 15 September 2025 10:28 WIB
Ahmad Luthfi Minta RSUP Dr Kariadi Terjunkan Dokter Spesialis, Speling Sudah Sasar 436 Desa
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberikan sambutan dalam simposium ilmiah peringatan 100 tahun RSUP Dr Kariadi di PO Hotel, Semarang, Sabtu (13/9/2025). (Dok/Humas Jateng)
Semarang (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mendorong RSUP Dr Kariadi Semarang untuk memperluas pelayanan kesehatan hingga ke desa-desa dengan melibatkan dokter-dokter spesialis melalui program Dokter Spesialis Keliling (Speling).

Dorongan ini disampaikan Luthfi saat menghadiri simposium ilmiah dalam rangka peringatan 100 tahun RSUP Dr Kariadi di PO Hotel, Kota Semarang, Sabtu. Acara tersebut juga dihadiri oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

“Satu abad ini tentu membanggakan, tetapi lebih membanggakan lagi jika RSUP Dr Kariadi ikut mewarnai pelayanan kesehatan masyarakat di kampung-kampung,” ujar Luthfi.

Menurutnya, hingga 12 September 2025, program Speling telah menjangkau 436 desa dengan total sasaran 52.463 warga pedesaan. Program ini terintegrasi dengan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang telah melayani lebih dari 7,5 juta orang di Jawa Tengah.

Luthfi menambahkan, masyarakat desa masih banyak yang belum terlayani oleh dokter spesialis, sehingga deteksi dini penyakit seperti tuberkulosis (TBC) maupun penyakit lainnya belum optimal. Kehadiran Speling memungkinkan pelacakan dan penanganan lebih cepat.

“Dengan program ini, deteksi dini dan pelacakan TBC serta penyakit lainnya bisa ditingkatkan. Saya berharap RSUP Dr Kariadi aktif terlibat agar layanan kesehatan sampai ke desa,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan bahwa RSUP Dr Kariadi harus menjadi sentra pelayanan kesehatan di Jawa Tengah. Semua warga yang membutuhkan perawatan, termasuk penyakit yang banyak menyebabkan kematian, seharusnya dapat ditangani di rumah sakit ini.

“RSUP Dr Kariadi harus memberikan pelayanan paripurna dan terdepan. Saya minta kualitas layanan ditingkatkan,” tegas Budi.

Untuk menjadikan RSUP Dr Kariadi sebagai rumah sakit rujukan, termasuk bagi pasien dari luar daerah maupun luar negeri, Budi menekankan beberapa aspek penting, yaitu penjaminan kualitas layanan, pendidikan dan riset yang baik, serta tata kelola yang optimal.

“RSUP Dr Kariadi tidak boleh hanya pintar sendiri, tapi juga harus mendampingi rumah sakit daerah lain untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” pungkas Menteri Kesehatan.

Program Speling diharapkan semakin memperkuat akses layanan kesehatan di pedesaan sekaligus mendorong RSUP Dr Kariadi menjadi pusat layanan kesehatan unggulan di Jawa Tengah. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
KPK dan Polda Metro Jaya Tangkap Empat Orang yang Mengaku Pegawai KPK di Jakarta Barat
komentar
beritaTerbaru