Minggu, 08 November 2026

Jaga Gizi Anak, Sekda Garut Gaungkan Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Desa Cinta

Minggu, 14 September 2025 07:12 WIB
Jaga Gizi Anak, Sekda Garut Gaungkan Program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi di Desa Cinta
Sekretaris Daerah Kabupaten Garut meninjau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) usai meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Rabu (10/9/2025). (Dok/Diskominfo Garut)
Garut (buseronline.com) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Desa Cinta, Kecamatan Karangtengah, Rabu. Program ini bertujuan memastikan anak-anak dan ibu hamil/menyusui mendapatkan akses makanan sehat dan bergizi.

Dalam sambutannya, Sekda Garut menyambut baik berdirinya SPPG Cinta dan menekankan pentingnya keamanan serta kebersihan makanan. Ia menegaskan seluruh proses, mulai dari persiapan hingga penyajian, harus diperiksa secara detail untuk mencegah masuknya mikroba yang berbahaya bagi kesehatan.

“Saya sudah menugaskan Kepala Dinas Kesehatan untuk senantiasa memantau, melakukan evaluasi, dan monitoring apa yang terjadi,” ujar Sekda.

Kepala SPPG Desa Cinta, Sagita Megantara, menyampaikan rasa syukur atas berdirinya dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) pertama di Kecamatan Karangtengah. Pembangunan dapur MBG ini mengikuti standar Badan Gizi Nasional (BGN) dan mendapat dukungan penuh dari Danramil dan Babinsa setempat.

“Alhamdulillah, hari demi hari, MBG Desa Cinta ini menjadi pelopor pertama berdirinya MBG di Kecamatan Karangtengah,” kata Sagita.

Sagita merinci, dapur MBG di Desa Cinta melayani total 4.000 penerima manfaat, yang terdiri dari:

- Anak-anak TK, RA, KB, dan SD (kelas 1–3) sebanyak 862 orang

- Siswa SD, MI (kelas 4–6), SMP, MTs, SMA, SMK, dan MA sebanyak 2.337 orang

- Balita sebanyak 162 orang

- Ibu menyusui sebanyak 65 orang

- Ibu hamil sebanyak 574 orang

Selain pemenuhan gizi, program ini juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kerja sama dengan Koperasi Merah Putih sebagai pemasok bahan makanan.

“Kami sudah menjalin kerja sama dengan Koperasi Merah Putih sebagai pemasok,” tutur Sagita.

Sagita menambahkan, program ini sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045. Menurutnya, cita-cita Indonesia menjadi negara adil dan makmur tidak akan tercapai jika masalah gizi buruk, stunting, dan kurang energi kronis masih menghantui anak-anak.

“Melalui program ini, Bapak Presiden kita ingin memastikan setiap anak, tanpa terkecuali, mendapatkan akses terhadap makanan yang sehat dan bergizi,” pungkasnya. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemprov Sumut Siapkan Delapan Event, Targetkan 365 Ribu Kunjungan Wisman pada 2026
Airin Rico Waas Ajak Masyarakat Medan Tingkatkan Kesadaran Deteksi Dini Kanker Payudara
Pemprov Jateng Perluas Akses Beasiswa Kuliah bagi Masyarakat Kurang Mampu
Kawasan Megalitik Nias Selatan Disiapkan Menuju Warisan Dunia UNESCO
KPK Perkuat Kerja Sama Global untuk Pulihkan Aset Korupsi di Luar Negeri
Thierno Barry Borong Dua Gol, Everton Comeback dan Kalahkan Coventry City 3-1
komentar
beritaTerbaru