Kamis, 18 Juni 2026

Keamanan Pangan Pasar Cileungsi Terjaga, Tidak Ada Kandungan Formalin dan Boraks

Jumat, 12 September 2025 07:19 WIB
Keamanan Pangan Pasar Cileungsi Terjaga, Tidak Ada Kandungan Formalin dan Boraks
Sampel pangan dari Pasar Cileungsi yang diuji oleh Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, dinyatakan aman dan bebas dari formalin serta boraks. (Dok/Diskominfo Bogor)
Bogor (buseronline.com) - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor memastikan pangan di Pasar Cileungsi aman dan bebas dari zat berbahaya seperti formalin maupun boraks. Hal ini terungkap setelah dilakukan pemeriksaan sampel acak pangan di pasar tersebut, Senin.

Kepala Pasar Cileungsi, Isni Jayanti, menyampaikan bahwa puluhan sampel dari berbagai komoditas pangan, termasuk ayam dan ikan, telah diuji dan semuanya dinyatakan negatif mengandung zat berbahaya.

“Alhamdulillah, dari puluhan sampel yang diambil, tidak satupun yang positif (zat berbahaya). Artinya Pasar Cileungsi bebas formalin, bebas boraks, dan aman pangan. Jadi masyarakat tidak perlu resah atau khawatir,” ungkap Isni.

Sampel yang diperiksa berasal dari sekitar 25 pedagang ayam dan 30 persen pedagang ikan. Semua hasil pengujian menunjukkan pangan aman dikonsumsi. Sebelumnya, tim peneliti Universitas Indonesia (UI) juga pernah meneliti potensi virus influenza pada hewan hidup di pasar ini, dan hasilnya menyatakan hewan ternak negatif influenza.

Selain itu, DKP juga mengambil sampel sayuran untuk diteliti lebih lanjut terkait kemungkinan kandungan pestisida. Isni menegaskan, ada batas tertentu pestisida yang masih diperbolehkan, dan penelitian masih berlangsung.

Isni juga mengimbau masyarakat untuk tetap pintar dalam memilih bahan pangan. Menurutnya, bahan pangan yang sudah tidak layak konsumsi dapat dikenali secara kasat mata, misalnya ayam yang sudah tidak segar sebaiknya tidak dibeli.

Dengan adanya pemeriksaan ini, DKP Kabupaten Bogor berharap masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam berbelanja di Pasar Cileungsi. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
STIK Polri Wisuda 289 Lulusan, Siapkan SDM Unggul Hadapi Tantangan Tugas Kepolisian
Gerakan Tanam Serempak 52 Ribu Hektare, Kementan Percepat Swasembada Pangan
Kementan Bidik Indonesia Jadi Eksportir Buah dan Florikultura Terbesar Dunia
Kementan: Pasokan Pangan Aman, Beras Tak Lagi Jadi Penyumbang Utama Inflasi
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Pembangunan Bandung Satu Dekade ke Depan
Polwan Operasi Damai Cartenz Hadirkan Kehangatan dan Keceriaan bagi Warga Nduga
komentar
beritaTerbaru