Rabu, 17 Juni 2026

STIK Polri Wisuda 289 Lulusan, Siapkan SDM Unggul Hadapi Tantangan Tugas Kepolisian

Rabu, 17 Juni 2026 22:22 WIB
STIK Polri Wisuda 289 Lulusan, Siapkan SDM Unggul Hadapi Tantangan Tugas Kepolisian
Kalemdiklat Polri Komjen Pol Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak.

Jakarta (buseronline.com) - Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Polri meluluskan sebanyak 289 wisudawan dari jenjang sarjana, magister, dan doktor. Kelulusan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) guna menghadapi berbagai tantangan tugas kepolisian yang semakin kompleks.

Kalemdiklat Polri Komjen Pol Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak mengatakan bahwa pendidikan yang ditempuh para wisudawan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi dan kapabilitas personel Polri melalui pendekatan keilmuan.

"Ini adalah bagian dari upaya Polri untuk terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan seluruh personel SDM Polri agar mampu memahami serta melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya melalui pendekatan keilmuan," ujar Komjen Pol Ridwan di Jakarta

Menurutnya, pendidikan di STIK sejalan dengan kebijakan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas SDM Polri, khususnya para perwira, agar memiliki wawasan, kemampuan analisis, dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.

Komjen Pol. Ridwan menjelaskan bahwa STIK tidak hanya menjadi tempat mempelajari berbagai disiplin ilmu, tetapi juga sarana untuk memahami dan mencari solusi atas berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.

"Bapak Kapolri berharap melalui STIK ini tidak hanya sebagai tempat mempelajari berbagai macam ilmu, tetapi menjadi sarana untuk memahami berbagai permasalahan sosial melalui pendekatan ilmu yang mereka pelajari," katanya.

Setelah menyelesaikan pendidikan, para wisudawan akan kembali menjalankan tugas sesuai dengan pangkat dan jabatan masing-masing. Ilmu yang diperoleh selama masa pendidikan diharapkan dapat diterapkan secara langsung dalam pelaksanaan tugas kepolisian di lapangan.

"Mereka harus turun ke lapangan untuk menerapkan hasil ilmu yang diperoleh selama di lembaga ini dan menggunakannya sebagai pisau analisis dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial masyarakat yang berkaitan dengan tugas polisi, termasuk bagaimana mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut, Komjen Pol Ridwan mengungkapkan bahwa Kapolri juga mendorong STIK untuk terus beradaptasi dan mengembangkan diri guna mencetak SDM Polri yang semakin unggul. Salah satu langkah yang tengah dibahas adalah pengembangan STIK menjadi Universitas Kepolisian.

Menurutnya, pengembangan tersebut bertujuan memperluas akses pendidikan di bidang keamanan dan ketertiban, tidak hanya bagi anggota Polri, tetapi juga masyarakat umum yang memiliki minat mempelajari isu-isu keamanan.

"STIK harus beradaptasi dan mengembangkan diri melalui Universitas Kepolisian yang saat ini sedang kami bahas, untuk dapat mengakomodasi tidak hanya polisi, tetapi seluruh elemen masyarakat yang ingin mengenyam ilmu dan berkaitan dengan masalah-masalah keamanan bisa belajar di lembaga ini," tutupnya. (DKI1)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polwan Operasi Damai Cartenz Hadirkan Kehangatan dan Keceriaan bagi Warga Nduga
Cegah Pemalsuan, Korlantas Polri: SIM Resmi Hanya dari Polri
Boni Hargens Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Gelombang Demonstrasi
Bareskrim Polri Gagalkan Pengiriman 10 Kilogram Ganja dari Padang ke Sidoarjo
Bupati Taput Tekankan Pendidikan Karakter dan Integritas di Tengah Kemajuan AI
Polda Metro Jaya Kerahkan 585 Personel untuk Amankan Kunjungan Kenegaraan Presiden Jerman
komentar
beritaTerbaru