Minggu, 02 Agustus 2026

Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Pembangunan Bandung Satu Dekade ke Depan

Rabu, 17 Juni 2026 16:00 WIB
Sensus Ekonomi 2026 Jadi Kompas Pembangunan Bandung Satu Dekade ke Depan
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Plaza Balai Kota Bandung, Senin (15/6/2026).

Bandung (buseronline.com) - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi kompas pembangunan Kota Bandung dalam satu dekade mendatang.

Dilansir dari laman Jatengprov, melalui data yang akurat dan komprehensif, pemerintah diharapkan dapat menyusun kebijakan yang tepat sasaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Farhan saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Plaza Balai Kota Bandung, Senin. Kegiatan itu menandai dimulainya rangkaian persiapan pelaksanaan sensus ekonomi yang akan dilaksanakan secara nasional oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Menurut Farhan, sensus ekonomi yang digelar setiap 10 tahun sekali memiliki peran strategis sebagai dasar penyusunan berbagai asumsi pembangunan ekonomi makro, baik di tingkat daerah maupun nasional.

"Asumsi pembangunan ekonomi makro harus didasarkan pada hasil sensus yang dilakukan setiap 10 tahun sekali, sambil kita melakukan pengumpulan data tahunan untuk memantau berbagai perkembangan," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembangunan yang berhasil tidak dapat dipisahkan dari ketersediaan data yang berkualitas. Oleh karena itu, setiap kebijakan pemerintah harus disusun berdasarkan fakta dan kondisi nyata yang terjadi di lapangan.

Farhan menilai Indonesia sebagai bangsa besar harus terus bergerak maju dengan menjadikan data sebagai landasan utama dalam pengambilan keputusan. Menurutnya, pendekatan pembangunan berbasis bukti (evidence-based policy) kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditawar.

"Kebijakan serta pembangunan berdasarkan data atau evidence-based ini harus dilakukan melalui pengumpulan data yang baik dan sistematis," katanya.

Ia menjelaskan, Sensus Ekonomi 2026 akan memotret kondisi dan perkembangan dunia usaha di Indonesia secara menyeluruh. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi rujukan penting bagi pemerintah dalam merumuskan strategi pembangunan ekonomi yang lebih efektif dan responsif terhadap perubahan zaman.

Farhan juga menyoroti dinamika ekonomi Kota Bandung yang semakin kompleks. Sebagai salah satu pusat perdagangan, jasa, pendidikan, dan pariwisata di Indonesia, Bandung dituntut mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi secara cepat.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kadisdik Jabar: Pendidikan HAM Sejak Dini Cegah Perundungan dan Diskriminasi
Pemko Bandung Berangkatkan 40 Warga Kerja ke Jepang, Subsidi Pelatihan Bahasa hingga Rp10 Juta
Festival Literasi Kota Bandung 2026 Dorong Budaya Baca Lewat Inovasi Digital
Begal dan Kriminalitas Ancam Kesehatan Masyarakat, Penanganan Perlu Kolaborasi Semua Pihak
Pemko Bandung Luncurkan Program MACA, Perkuat Budaya Literasi Digital
Pemko Bandung Hibahkan Aset Jalan Cihampelas ke Pemprov Jabar, Penataan Kawasan Segera Dimulai
komentar
beritaTerbaru