Jumat, 24 Juli 2026

Koperasi Merah Putih Resmi Diluncurkan, Hadirkan Apotek dan Klinik Desa

Jumat, 18 Juli 2025 07:05 WIB
Koperasi Merah Putih Resmi Diluncurkan, Hadirkan Apotek dan Klinik Desa
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan paparan dalam rapat finalisasi persiapan peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (15/7/2025). (Dok/Kemenkes)
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah akan meluncurkan program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) pada 21 Juli 2025 di Klaten, Jawa Tengah. Program ini dirancang untuk memperkuat kemandirian desa melalui integrasi layanan ekonomi dan kesehatan, termasuk apotek dan klinik desa.

KDMP merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai pilar swasembada pangan dan kesehatan. Melalui KDMP, koperasi desa akan menjadi pusat distribusi kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari LPG, pupuk, dan pangan, hingga layanan kesehatan dan keuangan digital.

Kementerian Kesehatan berperan aktif dalam inisiatif ini melalui penyediaan layanan Klinik dan Apotek Desa yang akan menjadi bagian integral dari koperasi. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempercepat pembangunan infrastruktur Apotek Desa pada 103 titik mockup di seluruh Indonesia.

“Jadi ini nanti akan kami intensifkan komunikasi lagi dengan para kepala desa yang ada,” ujar Menkes Budi dalam rapat finalisasi persiapan peresmian KDMP di Gedung Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Selasa.

Sebagian besar dari 103 titik Apotek Desa kini telah memasuki tahap akhir persiapan operasional. Hal ini menunjukkan progres yang positif dalam upaya memperluas akses layanan kesehatan dasar di tingkat desa.

Program ini juga mendapat dukungan dari lintas kementerian, termasuk Kementerian Pertahanan yang telah memberikan hibah obat-obatan strategis untuk mendukung pelayanan dasar kesehatan. Obat-obatan yang disalurkan mencakup:

Paracetamol: 11.537.180 tablet

Asam Mefenamat: 4.716.981 kaplet

Cefadroxil: 1.200.000 kapsul

Obat-obatan tersebut termasuk dalam kategori antipiretik, antiinflamasi, dan antibiotik, yang akan menjamin ketersediaan farmasi dasar di berbagai wilayah desa, bahkan hingga pelosok terpencil.

Melalui kolaborasi antara Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertahanan, industri farmasi nasional, dan koperasi desa, KDMP diharapkan mampu menjawab tantangan kesenjangan akses layanan kesehatan sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat desa.

Peluncuran KDMP menjadi tonggak penting dalam memperluas pemerataan pembangunan sektor kesehatan dan ekonomi. Program ini tidak hanya menjawab kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendorong partisipasi aktif warga desa dalam mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan menuju Indonesia Emas 2045. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pemko Medan Siap Bantu RS Vina Estetika Jalin Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Jateng dan Fujian Perkuat Kerja Sama Investasi serta Pertukaran Pemuda
Kompolnas Gandeng KPAI, KemenPPPA, Komnas HAM, dan LPSK Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak
Rico Waas Dorong Indomaret Perbesar Porsi Produk UMKM Lokal Medan
Pemkab Taput Perkuat Sinergi Tapanuli Raya Lewat Pisah Sambut Dandim 0210/TU
Wagub Sumut Ingin Museum Pusaka Nias Jadi Destinasi Wisata Sejarah Kelas Dunia
komentar
beritaTerbaru