Sabtu, 11 April 2026

RSUD Buton Utara Naik Kelas Jadi Tipe C, Layanan Kesehatan Kepulauan Diperkuat

Senin, 23 Juni 2025 07:19 WIB
RSUD Buton Utara Naik Kelas Jadi Tipe C, Layanan Kesehatan Kepulauan Diperkuat
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin bersama pejabat daerah dan mitra pembangunan melakukan peletakan batu pertama pembangunan RSUD Buton Utara di Sulawesi Tenggara, Jumat (20/6/2025). (Dok/Kemenkes)
Buton Utara (buseronline.com) - Pemerintah terus memperkuat layanan kesehatan di daerah terpencil dan kepulauan. Salah satunya ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buton Utara, Sulawesi Tenggara, oleh Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Jumat.

Peningkatan status rumah sakit dari tipe D ke tipe C ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses layanan rujukan kesehatan yang setara dan merata di seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Menkes menekankan bahwa kehadiran rumah sakit tipe C di wilayah kepulauan seperti Buton Utara sangat krusial, terutama untuk penanganan lima penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia: stroke, jantung, kanker, gangguan ginjal, serta komplikasi ibu dan anak.

“Kalau ada masyarakat Buton Utara yang terkena stroke, jantung, kanker, ginjal, atau ibu melahirkan dengan kondisi sulit, itu seharusnya bisa ditangani di sini. Nggak usah dirujuk lima sampai enam jam ke kota lain,” ujar Budi.

RSUD Buton Utara akan dilengkapi dengan fasilitas modern seperti CT Scan, cath lab, alat patologi anatomi, mamografi, dan mesin hemodialisis. Seluruh fasilitas ini dirancang untuk mendukung layanan komprehensif bagi pasien di daerah tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke kota besar.

“Bayangkan kalau harus kemoterapi berkali-kali ke kota, keluarganya harus ikut, tinggal lama, pasti berat. Maka itu harus bisa dilakukan di sini,” tambah Menkes.

Tak hanya infrastruktur, Kementerian Kesehatan juga memberi perhatian serius pada aspek sumber daya manusia. Menkes menegaskan bahwa kunci keberhasilan rumah sakit tidak hanya pada bangunannya, tetapi juga pada tata kelola dan ketersediaan dokter spesialis.

“Kalau nggak ada spesialis dari daerah, nanti yang datang dokter muda dari luar, lalu muter terus. Kita mau anak daerah yang sekolah spesialis dan balik mengabdi. Kami bantu dengan beasiswa penuh,” tegasnya.

Program beasiswa penuh pendidikan spesialis berbasis rumah sakit (hospital-based) ditawarkan kepada dokter umum lokal agar mereka dapat kembali mengabdi di kampung halaman.

Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara, Ir Hugua, menyambut baik peningkatan RSUD Buton Utara menjadi tipe C. Ia mengungkapkan bahwa tantangan geografis dan keterbatasan infrastruktur dasar di wilayah tersebut membuat kehadiran rumah sakit dengan layanan lengkap menjadi sangat penting.

“Jalan menuju ke Buton Utara ini bisa kami katakan bukan lagi sekadar rusak, tapi bencana. Untuk mencapai lokasi ini melalui jalur darat, diperlukan upaya ekstra. Inilah mengapa kehadiran rumah sakit dengan fasilitas yang lebih memadai menjadi sangat penting,” jelasnya.

Ia menyebut bahwa peningkatan status rumah sakit ini merupakan bagian dari program Quick Wins Presiden Prabowo dalam menghadirkan keadilan layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

“Ini adalah bentuk keseriusan pemerintah dalam mewujudkan keadilan layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat,” lanjutnya.

Wagub Hugua juga menekankan pentingnya akuntabilitas dan tata kelola pembangunan yang baik agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Ia mengingatkan para pelaksana proyek untuk menghindari penyimpangan dan menjalankan pembangunan sesuai peraturan dan standar teknis.

“Kami mengingatkan seluruh pihak pelaksana agar benar-benar menjalankan tugasnya sesuai peraturan dan standar teknis. Hindari penyimpangan dan pastikan seluruh tahapan berjalan tepat waktu dan sasaran,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berharap RSUD Buton Utara yang baru ini bisa menjadi model replikasi pembangunan layanan kesehatan di wilayah kepulauan lainnya. Selain menjadi solusi atas keterbatasan layanan rujukan, rumah sakit ini juga menjadi simbol nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam mewujudkan sistem kesehatan yang lebih merata.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Menteri Kesehatan dan seluruh jajaran atas komitmennya. Kiranya kerja sama dan perhatian terhadap wilayah kami ini dapat terus berlanjut demi terwujudnya masyarakat yang sehat, berdaya, dan sejahtera,” pungkas Wagub Hugua.

Peningkatan status RSUD Buton Utara menjadi tipe C menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperpendek jarak layanan rujukan kesehatan dan memastikan bahwa masyarakat di daerah tertinggal, terluar, dan terpencil mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan setara. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
KPK dan Polda Metro Jaya Tangkap Empat Orang yang Mengaku Pegawai KPK di Jakarta Barat
komentar
beritaTerbaru