Sabtu, 11 April 2026

Indonesia Pimpin Komitmen Eliminasi Malaria Asia Pasifik lewat KTT di Bali

Rabu, 18 Juni 2025 07:21 WIB
Indonesia Pimpin Komitmen Eliminasi Malaria Asia Pasifik lewat KTT di Bali
Pelaksana tugas Dirjen Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, drg Murti Utami MPH, menyampaikan sambutan pada pembukaan 9th Asia Pacific Leaders’ Summit on Malaria Elimination di Bali, Senin (16/6/2025).
Bali (buseronline.com) - Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya dalam memimpin upaya eliminasi malaria di kawasan Asia Pasifik dengan menjadi tuan rumah Asia Pacific Leaders’ Summit on Malaria ke-9 yang digelar di Bali.

Forum yang berlangsung selama dua hari ini diikuti lebih dari 200 peserta dari 23 negara, terdiri dari pemimpin politik, pakar kesehatan, mitra pembangunan, dan organisasi masyarakat sipil.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, drg Murti Utami MPH menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dan lintas negara dalam menanggulangi malaria penyakit yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di kawasan.

“Malaria bukan hanya isu kesehatan, tetapi juga berkaitan erat dengan keadilan, pembangunan, keamanan, dan kebijakan publik,” ujar drg Murti saat membuka pertemuan, Senin.

Ia menambahkan bahwa meskipun beberapa negara telah mencatat kemajuan dalam pengendalian malaria, Asia Pasifik masih menghadapi berbagai tantangan besar seperti tingginya beban kasus, mobilitas lintas batas, malaria zoonotik, resistensi obat, serta dampak perubahan iklim.

“Kita tidak memulai dari nol. Di kawasan ini, kita telah memiliki fondasi yang kuat, termasuk upaya berbasis komunitas dan inovasi yang berhasil. Yang kita perlukan saat ini adalah mempercepat, menyelaraskan, dan mempertahankan upaya-upaya tersebut,” lanjutnya.

Indonesia juga menegaskan pentingnya diplomasi kesehatan dan solidaritas regional sebagai kunci untuk mencapai target eliminasi malaria pada 2030. “Mari manfaatkan forum ini untuk mempererat kolaborasi, tidak hanya antar Kementerian Kesehatan, tetapi juga lintas sektor dan lintas negara,” tutup Murti.

Dukungan juga datang dari Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus yang menyampaikan sambutan melalui video.

Ia memberikan apresiasi kepada Indonesia atas kepemimpinannya dalam upaya pengendalian malaria, baik di tingkat nasional maupun regional.

“Eliminasi nasional bukan hal yang mustahil target ini berada dalam jangkauan. Kemajuan signifikan juga telah dicapai di berbagai negara lain di kawasan Asia Pasifik,” ujar Tedros.

Namun ia mengingatkan bahwa pencapaian tersebut kini dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks, terutama terkait dengan pendanaan kesehatan global.

“Hal ini membutuhkan komitmen politik yang berkelanjutan serta kolaborasi yang lebih luas antar sektor, negara, dan mitra pembangunan,” tambahnya.

Forum ini diharapkan dapat menghasilkan strategi bersama untuk mempercepat eliminasi malaria di kawasan Asia Pasifik dalam lima tahun ke depan. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Pj Sekda Sumut Tekankan Pemerataan Dokter Spesialis hingga Kepulauan
Dinkes Bandung Genjot Cek Kesehatan Gratis dan Imunisasi untuk Tingkatkan Kesehatan Warga
Gubernur Sumut Siap Biayai Kegiatan IPA Sumut, Dukung Program Sosial Pelajar
Presiden Prabowo Apresiasi Kinerja Satgas PKH dalam Penyelamatan Aset Negara
Polri Perkuat Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi, Dirikan Pusat Studi Kepolisian di Universitas Borobudur
KPK dan Polda Metro Jaya Tangkap Empat Orang yang Mengaku Pegawai KPK di Jakarta Barat
komentar
beritaTerbaru