Selasa, 07 April 2026

Health Innovation Festival (HAI-Fest) 2024 Dihadiri 12 Ribu Pengunjung

EM Bukit MKes - Senin, 11 November 2024 09:40 WIB
Health Innovation Festival (HAI-Fest) 2024 Dihadiri 12 Ribu Pengunjung
Masyarakat antusias mengunjungi berbagai booth teknologi kesehatan dan mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis di Health Innovation Festival (HAI-Fest) di Jakarta Convention Center. (Dok/Kemenkes)
Jakarta (buseronline.com) – Sebanyak 12.000 pengunjung memadati Jakarta Convention Center (JCC) untuk menghadiri Health Innovation Festival (HAI-Fest) yang digelar pada 7-9 November 2024.

Acara ini menjadi daya tarik bagi masyarakat dari berbagai kalangan, dengan lebih dari 8.000 orang berpartisipasi dalam pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan.

Sekretaris Jenderal Kemenkes RI, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat terhadap pameran yang menampilkan berbagai inovasi teknologi kesehatan dan kefarmasian pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60.

Tercatat lebih dari 140 industri, termasuk perusahaan obat, alat kesehatan, PKRT, makanan/minuman, dan kosmetik, turut serta dalam acara ini.

“Kami tidak hanya menyampaikan teknologi terbaru, tetapi juga memberikan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat yang datang,” ujar Kunta saat penutupan HAI Fest, Sabtu (9/11/2024).

Dalam acara ini, Kemenkes juga memberikan penghargaan kepada berbagai unit kerja, individu, dan mitra yang berprestasi di bidang kesehatan.

Sebanyak 180 penghargaan diberikan dalam 26 kategori, antara lain penghargaan untuk Pemeringkatan Profil Kesehatan Tingkat Provinsi, Health Innovation Sprint Accelerator (HISA) 2024, serta penghargaan untuk provinsi dengan implementasi teknologi kesehatan terbaik.

Provinsi Jawa Tengah mencatatkan diri sebagai pemenang terbanyak dengan enam penghargaan, diikuti Jawa Timur dengan empat penghargaan dan Jawa Barat dengan tiga penghargaan.

Salah satu pengunjung, Kencana, warga Bekasi, mengungkapkan bahwa ia tertarik datang ke HAI Fest untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis, termasuk cek tekanan darah, kolesterol, dan asam urat. "Selain itu, saya juga senang bisa melihat berbagai booth yang menampilkan produk alat kesehatan dan farmasi," ujarnya.

Kencana berharap agar acara serupa dapat dilaksanakan lebih dari tiga hari dan pada hari libur kerja di tahun-tahun mendatang. "Jika bisa, acara ini diadakan juga pada hari Minggu, agar lebih banyak orang yang bisa hadir," tambahnya.

Health Innovation Festival menjadi salah satu upaya penting dalam mempromosikan keberlanjutan inovasi kesehatan di Indonesia serta memperkuat sistem kesehatan nasional menuju Indonesia yang lebih sehat dan maju. (R)
Editor
: EM Bukit MKes
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru