Minggu, 30 Agustus 2026

Indonesia Catat Sejarah, RSAB Harapan Kita Berhasil Lakukan Operasi Janin Terbuka Pertama

Minggu, 30 Agustus 2026 17:20 WIB
Indonesia Catat Sejarah, RSAB Harapan Kita Berhasil Lakukan Operasi Janin Terbuka Pertama
RSAB Harapan Kita berhasil melakukan open fetal surgery atau operasi janin terbuka untuk pertama kalinya di Indonesia.

Jakarta (buseronline.com) - Indonesia mencatat sejarah baru dalam dunia kedokteran setelah tim medis Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita berhasil melakukan open fetal surgery atau operasi janin terbuka untuk pertama kalinya di Indonesia.

Dilansir dari laman Kemkes, operasi tersebut dilakukan untuk menangani myelomeningocele, salah satu bentuk paling berat dari spina bifida atau kelainan bawaan pada tulang belakang dan sistem saraf.

Tindakan tersebut dilaksanakan pada 25 Agustus 2026 oleh tim multidisiplin RSAB Harapan Kita bekerja sama dengan tim Mater Mothers' Hospital, Brisbane, Australia. Keberhasilan operasi kemudian disampaikan dalam konferensi pers di RSAB Harapan Kita, Jakarta, pada 26 Agustus 2026.

Wakil Menteri Kesehatan RI Prof Dante Saksono Harbuwono mengatakan keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting bagi perkembangan kedokteran Indonesia, khususnya dalam penanganan kelainan bawaan sejak bayi masih berada di dalam kandungan.

"Ini adalah operasi pertama di Indonesia, fetal open surgery, artinya operasi janin secara terbuka ketika masih berada di dalam kandungan. Ini merupakan terobosan yang luar biasa dan semuanya dilakukan oleh dokter-dokter Indonesia," ujar Dante.

Myelomeningocele merupakan kelainan yang terjadi ketika tulang belakang dan jaringan saraf tidak menutup secara sempurna selama perkembangan janin. Kondisi tersebut dapat menyebabkan gangguan fungsi saraf, kelumpuhan, gangguan fungsi kandung kemih dan usus, serta meningkatkan risiko hidrosefalus.

Kelainan ini dapat dideteksi sejak masa kehamilan melalui pemeriksaan ultrasonografi (USG) fetomaternal. Setelah diagnosis dipastikan melalui pemeriksaan dan skrining, termasuk skrining kelainan genetik, pasien dapat dipertimbangkan untuk menjalani operasi janin sesuai indikasi medis.

Dalam prosedur open fetal surgery, rahim ibu dibuka secara terkontrol setelah pasien mendapatkan anestesi. Tim medis kemudian mengakses janin melalui rahim untuk memperbaiki kelainan myelomeningocele. Setelah prosedur selesai, janin dikembalikan ke dalam rahim dan rahim ditutup kembali.

Dante menilai keberhasilan tersebut membuktikan Indonesia telah memiliki sumber daya manusia dan teknologi yang mampu melakukan tindakan kedokteran berteknologi tinggi yang sebelumnya banyak dilakukan di luar negeri.

"Teknologinya sudah luar biasa, skill dokter-dokter kita di Indonesia juga sudah mampu. Ini menjadi kado 17 Agustus bagi dunia kedokteran Indonesia bahwa kita sudah bisa melakukan fetal open surgery pada bayi pertama Indonesia," katanya.

Ketua Tim Obstetri dan Ginekologi RSAB Harapan Kita, dr. Gatot Abdurrazak, mengatakan kemampuan terapi janin di rumah sakit tersebut telah dibangun selama bertahun-tahun.

RSAB Harapan Kita mulai melakukan transfusi intrauterin sejak 2005 dan mengembangkan tindakan fetoskopik sejak 2011. Rumah sakit tersebut juga telah mengembangkan berbagai layanan terapi janin, termasuk vesicoamniotic shunting, thoracoamniotic shunting, serta fetoskopik laser untuk menangani twin-to-twin transfusion syndrome (TTTS).

Hingga saat ini, sekitar 200 kasus fetoskopik laser telah ditangani RSAB Harapan Kita.

Gatot menjelaskan, pasien yang menjalani operasi tersebut dirujuk pada usia kehamilan 18 minggu dengan kelainan spina bifida. Tindakan harus dilakukan dalam waktu yang relatif singkat karena operasi hanya dapat dilakukan hingga usia kehamilan 26 minggu.

"Untuk pasien ini, datang dikirim oleh sejawat dengan kelainan spina bifida pada usia kehamilan 18 minggu. Ini menjadi kesempatan untuk melakukan repair karena waktunya hanya sampai 26 minggu. Kami bergerak cepat dan mendapat dukungan penuh dari manajemen serta seluruh tim," ujarnya.

Ketua Tim Bedah Saraf RSAB Harapan Kita, dr Alfi Aulia Rahmah mengatakan myelomeningocele merupakan bentuk spina bifida yang paling berat. Perbaikan kelainan sejak bayi masih berada di dalam kandungan diharapkan dapat mengurangi kerusakan saraf dan menurunkan risiko komplikasi jangka panjang, termasuk hidrosefalus.

Menurut Alfi, keberhasilan operasi sangat bergantung pada kerja sama berbagai disiplin ilmu. Stabilitas janin selama operasi menjadi salah satu faktor paling krusial.

"Pekerjaan ini bukan hanya pekerjaan bedah saraf. Semua memiliki peran yang sangat penting. Pada tindakan intrauterin, yang krusial adalah bagaimana menjaga janin tetap stabil. Apabila janin tidak stabil, operasi harus dihentikan," jelasnya.

Operasi tersebut melibatkan dokter bedah saraf, dokter fetomaternal, dokter obstetri dan ginekologi, dokter anestesi, perawat, serta tenaga penunjang lainnya.

Kolaborasi dengan Mater Mothers' Hospital, Brisbane, Australia, turut mendukung keberhasilan operasi. Maternal Fetal Medicine Dr. Glenn Radford mengatakan tindakan tersebut berjalan baik tanpa komplikasi.

"Yesterday, a historic event here in Indonesia, operating side-by-side with our friends from Harapan Kita, we performed the first surgery, and it went very well. We didn't have any complications," ujar Glenn.

Direktur Utama RSAB Harapan Kita, dr. Reni Wigati, mengatakan rumah sakitnya ditargetkan dapat melanjutkan layanan operasi janin tersebut secara mandiri setelah tim Australia kembali ke negaranya.

"Multidisiplin kami sudah siap. Setelah ini RSAB akan melanjutkan dengan pasien-pasien berikutnya dan juga menularkan kemampuan ini ke rumah sakit-rumah sakit lain yang memiliki keunggulan di bidang fetomaternal," ujarnya.

Kementerian Kesehatan juga mendorong pengembangan layanan tersebut melalui program pengampuan agar kemampuan operasi janin dapat dikembangkan di rumah sakit lain.

Keberhasilan open fetal surgery pertama di Indonesia ini menjadi tonggak penting dalam pengembangan layanan kesehatan ibu dan anak. Pemerintah berharap penguatan kompetensi tenaga kesehatan, jejaring rujukan, dan kolaborasi internasional dapat memperluas akses masyarakat terhadap layanan kedokteran berteknologi tinggi di dalam negeri. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
KPK-LKPP Luncurkan AKPK PBJ, Perkuat Integritas Pengadaan Pemerintah
Polda Metro Jaya Siagakan Tim Dokkes Layani Kesehatan Masyarakat Saat Aksi Penyampaian Aspirasi
Kesulitan Menulis Anak Bukan Selalu karena Malas, Buku 'Menulis Tanpa Menangis' Beri Solusi
Forum PIEPTN Rumuskan Tujuh Rekomendasi Perkuat Integritas Perguruan Tinggi
Densus 88 dan Pemprov DKI Perkuat Pencegahan Radikalisme di Kalangan Pelajar
KPK Tahan Eks Pejabat Pajak, Diduga Terima Gratifikasi Rp20,7 Miliar
komentar
beritaTerbaru