Rabu, 26 Agustus 2026

Satgas SAR Brimob Berikan Trauma Healing kepada Anak Korban Gempa di Manggarai

Rabu, 26 Agustus 2026 17:45 WIB
Satgas SAR Brimob Berikan Trauma Healing kepada Anak Korban Gempa di Manggarai
Satgas SAR Korps Brimob Polri BKO Polda NTT memberikan pendampingan psikologis melalui kegiatan trauma healing kepada anak-anak terdampak gempa bumi di Posko Pengungsian Barangkolong, Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Minggu (23/8/2026).

Manggarai (buseronline.com) - Satgas SAR Korps Brimob Polri BKO Polda NTT memberikan pendampingan psikologis melalui kegiatan trauma healing kepada anak-anak terdampak gempa bumi di Posko Pengungsian Barangkolong, Desa Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, pada 23 Agustus 2026.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WITA itu dipimpin AKP Roy Ronaldo Dansu STrK SIK selaku Danki Satgas SAR Korps Brimob Polri BKO Polda NTT. Sebanyak 10 personel diterjunkan untuk mendampingi anak-anak pengungsi melalui berbagai aktivitas edukatif dan motivatif.

Dansatgas SAR Korps Brimob Polri BKO Polda NTT Kombes Pol Hasripuddin SIK mengatakan trauma healing dilakukan sebagai bagian dari upaya membantu anak-anak melewati kondisi psikologis setelah mengalami bencana.

"Pasca bencana, anak-anak membutuhkan perhatian dan pendampingan agar tetap memiliki semangat serta dapat kembali merasa aman," kata Hasripuddin dilansir dari laman Humas Polri.

Menurutnya, penanganan bencana tidak hanya sebatas proses evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar. Kondisi psikologis para korban, terutama anak-anak yang berada di pengungsian, juga perlu mendapatkan perhatian.

Melalui kegiatan tersebut, anak-anak diajak mengikuti berbagai aktivitas yang dapat menciptakan suasana menyenangkan sekaligus memberikan edukasi dan motivasi. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu mengurangi rasa takut dan kecemasan yang mereka alami setelah gempa.

Antusiasme terlihat dari anak-anak yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Para orang tua pengungsi juga menyambut positif pendampingan yang diberikan personel Satgas SAR.

"Melihat anak-anak kembali tersenyum dan bersemangat menjadi bagian penting dari proses pemulihan pascabencana," ujar Hasripuddin.

Ia menegaskan, Satgas SAR Korps Brimob Polri BKO Polda NTT akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Kegiatan trauma healing tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian aparat dalam mendukung pemulihan masyarakat, khususnya anak-anak, agar dapat kembali menjalani aktivitas dengan rasa aman dan optimistis setelah bencana. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Polri Layani Kesehatan Pengungsi Gempa di Maumere
Polri Evakuasi Dua Warga Terdampak Gempa Palue dengan Jalur Udara
RS Lapangan Ruteng Pastikan Pelayanan Kesehatan Korban Gempa Tetap Berjalan
RS Lapangan Kemenkes di Manggarai Beroperasi, Anak Korban Gempa Jalani Operasi Patah Tulang
Menkes: Keselamatan Korban Jadi Prioritas Pascagempa NTT
Kapolri: Keselamatan Masyarakat Jadi Prioritas Utama Penanganan Gempa NTT
komentar
beritaTerbaru