Antusiasme terlihat dari anak-anak yang mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Para orang tua pengungsi juga menyambut positif pendampingan yang diberikan personel Satgas SAR.
"Melihat anak-anak kembali tersenyum dan bersemangat menjadi bagian penting dari proses pemulihan pascabencana," ujar Hasripuddin.
Ia menegaskan, Satgas SAR Korps Brimob Polri BKO Polda NTT akan terus bersinergi dengan berbagai pihak untuk memberikan pelayanan dan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
Kegiatan trauma healing tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian aparat dalam mendukung pemulihan masyarakat, khususnya anak-anak, agar dapat kembali menjalani aktivitas dengan rasa aman dan optimistis setelah bencana. (R)
beritaTerkait
komentar