Sabtu, 15 Agustus 2026

Posyandu Jateng Didorong Terus Berinovasi, Perkuat Edukasi Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 15:55 WIB
Posyandu Jateng Didorong Terus Berinovasi, Perkuat Edukasi Masyarakat
Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin saat mengunjungi Posyandu di Desa Sribit, Kabupaten Sragen, Kamis (13/8/2026).

Sragen (buseronline.com) - Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Jawa Tengah Nawal Arafah Yasin mendorong seluruh Posyandu di 35 kabupaten/kota terus meningkatkan inovasi pelayanan dan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat.

Menurut Nawal, kader Posyandu memiliki peran penting sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Peran tersebut semakin strategis setelah Posyandu bertransformasi menjadi lembaga yang memberikan pelayanan berbasis enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

Dilansir dari laman Jatengprov, hal itu disampaikan Nawal saat mengunjungi Posyandu di Desa Sribit, Kabupaten Sragen, Kamis. Dalam kunjungan tersebut, ia mengapresiasi percepatan transformasi pelayanan enam SPM serta berbagai inovasi yang telah dikembangkan Posyandu di daerah.

Nawal menilai, Posyandu tidak cukup hanya menunggu masyarakat datang untuk mendapatkan pelayanan. Para kader juga diharapkan aktif melakukan sosialisasi dan edukasi sesuai dengan bidang pelayanan masing-masing.

"Selain pelayanan di enam SPM, Posyandu ini memiliki inovasi tidak hanya menerima aduan masyarakat, tetapi aktif menyosialisasikan materi-materi dan mengedukasi sesuai dengan bidangnya masing-masing," ujar Nawal.

Salah satu inovasi yang mendapat perhatian adalah hadirnya layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dalam bidang pendidikan. Menurut Nawal, pengenalan literasi digital juga penting dilakukan sejak anak masih berada pada usia dini.

Di bidang pangan, kader Posyandu turut aktif memberikan edukasi mengenai pola konsumsi pangan B2SA, yakni Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman.

Nawal menyebutkan, saat ini terdapat 49.149 lembaga Posyandu di Jawa Tengah. Sebagian di antaranya telah menjalankan transformasi dengan memberikan pelayanan berbasis enam SPM.

Ia berharap berbagai inovasi dan praktik baik yang telah diterapkan sejumlah Posyandu dapat menjadi contoh bagi Posyandu lainnya di Jawa Tengah.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bupati Taput Apresiasi Aksi Sosial dan Lingkungan di Salib Kasih
Pemprov Jateng Salurkan 181 Kursi Roda Adaptif untuk Penyandang Disabilitas
Harga Garam Rakyat Anjlok, Pemprov Jateng Minta Petambak Tahan Penjualan
HUT ke-75 IBI, Pemkab Taput Tegaskan Peran Strategis Bidan Tingkatkan Kesehatan Masyarakat
Lahan Tidur 12 Tahun di Banjarnegara Disulap Jadi Lahan Produktif Lewat Revola Jateng Optimis
297 Lansia di Magelang Tengah Lulus Sekolah Lansia, Didorong Tetap Produktif
komentar
beritaTerbaru