Minggu, 27 September 2026

Operasi Katarak Gratis Bantu Masyarakat Kembali Produktif dan Mandiri

Senin, 10 Agustus 2026 13:40 WIB
Operasi Katarak Gratis Bantu Masyarakat Kembali Produktif dan Mandiri
Kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Noor Dubai Foundation di RSKM Purwokerto, Jumat (7/8/2026).

Purwokerto (buseronline.com) - Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia, Abdulla Salem Al Dhaheri, menilai operasi katarak tidak hanya merupakan layanan kesehatan, tetapi juga menjadi upaya membantu masyarakat agar dapat kembali produktif dan hidup mandiri.

Hal tersebut disampaikan Abdulla saat menghadiri kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia bersama Noor Dubai Foundation di Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Purwokerto, Jumat.

Menurut Abdulla, manfaat operasi katarak tidak hanya sebatas memulihkan penglihatan. Dengan kemampuan melihat yang kembali baik, masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk belajar, bekerja, serta meningkatkan taraf hidup.

"Kami ingin memberdayakan masyarakat yang membutuhkan agar mereka memiliki kesempatan untuk hidup lebih mandiri," ujar Abdulla dilansir dari laman Kemkes.

Selain memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan Indonesia.

Sebanyak sekitar 10 hingga 12 dokter residen mendapatkan kesempatan belajar secara langsung bersama dokter spesialis senior selama pelaksanaan operasi.

Chief Executive Officer Noor Dubai Foundation Manal Taryam mengapresiasi dukungan Pemerintah Indonesia dan Kedutaan Besar UEA dalam pelaksanaan kerja sama kemanusiaan tersebut.

Ia berharap kerja sama di bidang kesehatan dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang mendapatkan akses layanan kesehatan mata.

"Ini sangat penting bagi kami untuk menjalin kerja sama ini. Ini menambahkan nilai kepada pekerjaan kami dan ini juga membantu kami untuk melayani sebanyak mungkin orang," kata Manal.

Kerja sama antara Kementerian Kesehatan RI dan Noor Dubai Foundation telah dirintis sejak 2025 melalui dukungan dana hibah sebesar 294.222 Dirham. Program tersebut menjadi salah satu bentuk upaya pemerintah dalam membantu masyarakat di daerah yang sulit memperoleh akses terhadap fasilitas kesehatan.

Sebelumnya, program serupa telah memfasilitasi operasi katarak gratis bagi ratusan warga di Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Abdulla berharap kerja sama antara Indonesia dan UEA di bidang kesehatan dapat terus dikembangkan dan tidak berhenti pada kegiatan kali ini. Ia optimistis kedua negara dapat menghadirkan lebih banyak program kemanusiaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Gandeng Kejagung Kawal Pembangunan Infrastruktur Kesehatan
Cegah Dampak Hoaks, Kemenkes Gandeng Lintas Sektor Perkuat Respons
Kemenkes Ungkap 41 Persen Anak Sekolah Alami Karies Gigi dari Hasil CKG
Kemenkes Luncurkan Playbook Respons Cepat Tangani Hoaks Kesehatan
Kemenkes Dorong Kemitraan Kesehatan Bertransformasi Menjadi Dampak Nyata
Kemenkes Temukan PM2,5 di Bandara Soekarno-Hatta Masih di Atas Batas Aman
komentar
beritaTerbaru