Jumat, 31 Juli 2026

Saka Bakti Husada Diharapkan Jadi Pelopor Edukasi Pangan Aman Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 31 Juli 2026 11:15 WIB
Saka Bakti Husada Diharapkan Jadi Pelopor Edukasi Pangan Aman Menuju Indonesia Emas 2045
Asda I Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Hudaya, saat menghadiri Seminar dan Webinar Nasional dalam rangka Hari Saka Bakti Husada ke-41 Tahun 2026 di Gedung Academic Center D'Khayangan Jababeka Residence, Cikarang Timur, Kamis (30/7/2026).

Bekasi (buseronline.com) - Saka Bakti Husada diharapkan terus berperan sebagai pelopor dalam membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, serta keamanan pangan.

Dilansir dari laman Jabarprov, peran tersebut dinilai penting dalam mencetak generasi muda yang sehat, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Harapan itu disampaikan Asisten Daerah (Asda) I Sekretariat Daerah Kabupaten Bekasi, Hudaya, saat menghadiri Seminar dan Webinar Nasional dalam rangka Hari Saka Bakti Husada ke-41 Tahun 2026 di Gedung Academic Center D'Khayangan Jababeka Residence, Cikarang Timur, Kamis.

Seminar yang mengusung tema "Pangan Aman Bergizi untuk Indonesia Emas 2045" tersebut menjadi ajang kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, dan Gerakan Pramuka dalam meningkatkan edukasi mengenai keamanan pangan dan gizi seimbang bagi generasi muda.

Dalam sambutannya, Hudaya menegaskan bahwa Saka Bakti Husada memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan yang mampu mengedukasi masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat dan menjaga keamanan pangan.

"Kami berharap Saka Bakti Husada dapat menjadi pelopor yang mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, menjaga keamanan pangan, dan mendukung program-program kesehatan di lingkungan masing-masing," ujarnya.

Hudaya juga mengapresiasi Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bekasi, Fakultas Kedokteran President University, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya seminar dan webinar nasional tersebut.

Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan tantangan pembangunan nasional. Ia menilai keberhasilan mewujudkan Indonesia Emas 2045 tidak hanya bergantung pada kemajuan ekonomi dan teknologi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang sehat.

"Fondasi Indonesia Emas adalah masyarakat yang sehat melalui konsumsi pangan yang aman dan bergizi," katanya.

Ia menambahkan, pemanfaatan teknologi dalam seminar dan webinar menjadi langkah efektif untuk memperluas jangkauan edukasi kesehatan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Hudaya berharap kegiatan tersebut mampu meningkatkan wawasan peserta mengenai pentingnya keamanan pangan dan gizi seimbang, sekaligus memperkuat peran Saka Bakti Husada dalam mendukung pembangunan kesehatan di Kabupaten Bekasi.

"Melalui kegiatan ini kami berharap lahir generasi yang tidak hanya memiliki wawasan kesehatan yang baik, tetapi juga mampu menjadi penggerak perubahan di tengah masyarakat demi terwujudnya Indonesia Emas 2045," pungkasnya. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Menkeu: APBN 2026 Jadi Investasi Strategis Bangun SDM Unggul Menuju Indonesia Emas 2045
Kemenkes Dukung Peluncuran Komisi The Lancet untuk Wujudkan Sistem Kesehatan Indonesia 2045
Pemerintah Perkuat Sektor Persusuan Nasional untuk Dukung Program MBG dan Indonesia Emas 2045
komentar
beritaTerbaru