Selasa, 28 Juli 2026

Buruan SAE Bandung Dipresentasikan di Forum Pangan Global untuk Perkuat Program MBG

Selasa, 28 Juli 2026 17:15 WIB
Buruan SAE Bandung Dipresentasikan di Forum Pangan Global untuk Perkuat Program MBG
Kota Bandung mengikuti Study Visit on School Meals Programme di Milan, Italia, atas undangan WFP dan MUFPP pada 27 Juli 2026.

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota Bandung membawa inovasi Buruan Sehat Alami Ekonomis (Buruan SAE) ke forum pangan global sebagai upaya memperkuat implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dilansir dari laman Jabarprov, Kota Bandung mengikuti Study Visit on School Meals Programme di Milan, Italia, atas undangan World Food Programme (WFP) dan Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) pada 27 Juli 2026.

Delegasi Kota Bandung dipimpin Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, yang juga merupakan penggagas Buruan SAE.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk mempelajari berbagai praktik terbaik dalam pengelolaan pangan sehat dan berkelanjutan.

"Yang kami bawa pulang bukan hanya pengalaman, tetapi juga pengetahuan, jejaring, dan model tata kelola yang dapat diadaptasi untuk memperkuat sistem pangan serta meningkatkan kualitas layanan gizi bagi anak-anak di Kota Bandung," ujar Gin Gin.

Buruan SAE dinilai berhasil mengintegrasikan pertanian masyarakat, pengelolaan sampah organik, serta penyediaan pangan sehat di kawasan perkotaan.

Program ini menjadi salah satu inovasi Kota Bandung yang mendapat perhatian internasional dalam pengembangan sistem pangan berkelanjutan.

Gin Gin mengungkapkan, Kota Bandung sebelumnya telah menerima apresiasi internasional atas proposal pengembangan School Meal pada April 2025.

Selanjutnya, pada Oktober 2025, Bandung meraih Special Mention Award kategori Food Waste berkat pengelolaan maggot Black Soldier Fly (BSF), komposting, dan pemberdayaan pertanian masyarakat.

"Buruan SAE tidak hanya berbicara tentang pertanian perkotaan, tetapi juga membangun ekosistem pangan yang sehat, berkelanjutan, dan mendukung Program Makan Bergizi Gratis. Pengalaman di Milan akan menjadi bekal penting untuk memperkuat implementasinya di Kota Bandung," katanya.

Selama empat hari di Milan, delegasi mempelajari pengelolaan makanan sekolah, keamanan pangan, pengawasan mutu, hingga rantai pasok bahan pangan lokal. Delegasi Indonesia juga mengikuti lokakarya penyusunan modul pelatihan bagi pengelola dapur MBG serta sistem pengawasan keamanan pangan.

Pemko Bandung berharap hasil kunjungan tersebut dapat memperkuat pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Makan Bergizi Gratis.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
16 Talenta Terbaik Jawa Barat Siap Wakili Provinsi di FLS3N Nasional 2026
Pemko Bandung Perkuat Deteksi Dini Thalasemia Lewat Edukasi dan Skrining Genetik
SMKN Maung Purwakarta Jalankan Pendidikan Ketarunaan Bersama Satbrimob Polda Jabar
200 Pelaku UMKM Ikuti Sosialisasi Pengadaan dan Akses Pembiayaan di Bandung
Persib Buka Piala Presiden 2026 dengan Kemenangan, Igor Tolic Puji Penampilan Maung Bandung
KPK Ajak Aparatur Peradilan Perkuat Integritas demi Wujudkan Penegakan Hukum yang Bersih
komentar
beritaTerbaru