Sabtu, 03 Oktober 2026

Buruan SAE Bandung Dipresentasikan di Forum Pangan Global untuk Perkuat Program MBG

Selasa, 28 Juli 2026 17:15 WIB
Buruan SAE Bandung Dipresentasikan di Forum Pangan Global untuk Perkuat Program MBG
Kota Bandung mengikuti Study Visit on School Meals Programme di Milan, Italia, atas undangan WFP dan MUFPP pada 27 Juli 2026.

Bandung (buseronline.com) - Pemerintah Kota Bandung membawa inovasi Buruan Sehat Alami Ekonomis (Buruan SAE) ke forum pangan global sebagai upaya memperkuat implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dilansir dari laman Jabarprov, Kota Bandung mengikuti Study Visit on School Meals Programme di Milan, Italia, atas undangan World Food Programme (WFP) dan Milan Urban Food Policy Pact (MUFPP) pada 27 Juli 2026.

Delegasi Kota Bandung dipimpin Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, yang juga merupakan penggagas Buruan SAE.

Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi kesempatan untuk mempelajari berbagai praktik terbaik dalam pengelolaan pangan sehat dan berkelanjutan.

"Yang kami bawa pulang bukan hanya pengalaman, tetapi juga pengetahuan, jejaring, dan model tata kelola yang dapat diadaptasi untuk memperkuat sistem pangan serta meningkatkan kualitas layanan gizi bagi anak-anak di Kota Bandung," ujar Gin Gin.

Buruan SAE dinilai berhasil mengintegrasikan pertanian masyarakat, pengelolaan sampah organik, serta penyediaan pangan sehat di kawasan perkotaan.

Program ini menjadi salah satu inovasi Kota Bandung yang mendapat perhatian internasional dalam pengembangan sistem pangan berkelanjutan.

Gin Gin mengungkapkan, Kota Bandung sebelumnya telah menerima apresiasi internasional atas proposal pengembangan School Meal pada April 2025.

Selanjutnya, pada Oktober 2025, Bandung meraih Special Mention Award kategori Food Waste berkat pengelolaan maggot Black Soldier Fly (BSF), komposting, dan pemberdayaan pertanian masyarakat.

"Buruan SAE tidak hanya berbicara tentang pertanian perkotaan, tetapi juga membangun ekosistem pangan yang sehat, berkelanjutan, dan mendukung Program Makan Bergizi Gratis. Pengalaman di Milan akan menjadi bekal penting untuk memperkuat implementasinya di Kota Bandung," katanya.

Selama empat hari di Milan, delegasi mempelajari pengelolaan makanan sekolah, keamanan pangan, pengawasan mutu, hingga rantai pasok bahan pangan lokal. Delegasi Indonesia juga mengikuti lokakarya penyusunan modul pelatihan bagi pengelola dapur MBG serta sistem pengawasan keamanan pangan.

Pemko Bandung berharap hasil kunjungan tersebut dapat memperkuat pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Makan Bergizi Gratis.

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Bandung Jadi Lokasi Uji Coba Reformasi Sistem JKN
Pemprov Jabar Dorong Rebana Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Baru
Mendikdasmen Tinjau Revitalisasi SDN 1 Kedungjaya Cirebon
Dinkes Kota Bandung Imbau Warga Waspadai Influenza Tipe A
Pemprov Jabar dan OJK Dorong Peternak Ayam Petelur Naik Kelas Lewat Program EGG
Kompolnas Dorong Polri Bongkar Jaringan Sindikat Narkotika
komentar
beritaTerbaru