Penguatan difokuskan pada aspek keamanan pangan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi rantai pasok pangan lokal.
Ke depan, Pemkot
Bandung menargetkan integrasi Buruan SAE dengan kelompok tani dan peternak binaan DKPP sebagai pemasok bahan pangan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Model tersebut diharapkan mampu memperpendek rantai pasok, meningkatkan efisiensi distribusi, sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi bagi petani lokal.
Melalui partisipasi dalam forum internasional tersebut, Kota
Bandung semakin memperkuat posisinya sebagai rujukan dalam pengelolaan sistem pangan perkotaan yang berkelanjutan.
Kolaborasi dengan WFP, MUFPP, dan berbagai mitra internasional juga diharapkan membuka peluang riset, pengembangan kapasitas, serta inovasi pangan bagi masyarakat. (R)
beritaTerkait
komentar