Minggu, 27 September 2026

Kemenkes Perkuat Deteksi Dini Kanker hingga Puskesmas untuk Tekan Angka Kematian

Rabu, 15 Juli 2026 16:00 WIB
Kemenkes Perkuat Deteksi Dini Kanker hingga Puskesmas untuk Tekan Angka Kematian
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan kata sambutan dalam ICCF 2026 di Jakarta, Minggu (12/7/2026).
Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Arianti Anaya, menyatakan pihaknya siap mempercepat pemenuhan dokter spesialis onkologi melalui program Fellowship dan Advanced Clinical Training.

"Melalui program tersebut, kebutuhan sumber daya manusia kesehatan khusus penanganan kanker dapat segera terpenuhi untuk melayani masyarakat," kata Arianti.

Sebagai langkah jangka panjang, Kemenkes telah menyusun Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker 2024-2034 dan mengintegrasikan data registri kanker nasional ke dalam laporan global Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pemerintah juga menyiapkan penerapan kedokteran genomik (precision medicine) yang memungkinkan deteksi risiko kanker melalui tes genetik sebelum penyakit berkembang.

"Melalui pemerataan teknologi, pembenahan SDM, serta penguatan registri nasional, kita optimistis angka kematian akibat kanker di Indonesia dapat ditekan secara drastis," ujar Budi. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Gandeng Kejagung Kawal Pembangunan Infrastruktur Kesehatan
Cegah Dampak Hoaks, Kemenkes Gandeng Lintas Sektor Perkuat Respons
Kemenkes Ungkap 41 Persen Anak Sekolah Alami Karies Gigi dari Hasil CKG
Kemenkes Luncurkan Playbook Respons Cepat Tangani Hoaks Kesehatan
Kemenkes Dorong Kemitraan Kesehatan Bertransformasi Menjadi Dampak Nyata
Menkes Tegaskan Kemitraan Kesehatan Harus Berujung pada Dampak Nyata
komentar
beritaTerbaru