Rabu, 15 Juli 2026

Kemenkes Perkuat Deteksi Dini Kanker hingga Puskesmas untuk Tekan Angka Kematian

Rabu, 15 Juli 2026 16:00 WIB
Kemenkes Perkuat Deteksi Dini Kanker hingga Puskesmas untuk Tekan Angka Kematian
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan kata sambutan dalam ICCF 2026 di Jakarta, Minggu (12/7/2026).
Ketua Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), Arianti Anaya, menyatakan pihaknya siap mempercepat pemenuhan dokter spesialis onkologi melalui program Fellowship dan Advanced Clinical Training.

"Melalui program tersebut, kebutuhan sumber daya manusia kesehatan khusus penanganan kanker dapat segera terpenuhi untuk melayani masyarakat," kata Arianti.

Sebagai langkah jangka panjang, Kemenkes telah menyusun Rencana Aksi Nasional (RAN) Kanker 2024-2034 dan mengintegrasikan data registri kanker nasional ke dalam laporan global Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Pemerintah juga menyiapkan penerapan kedokteran genomik (precision medicine) yang memungkinkan deteksi risiko kanker melalui tes genetik sebelum penyakit berkembang.

"Melalui pemerataan teknologi, pembenahan SDM, serta penguatan registri nasional, kita optimistis angka kematian akibat kanker di Indonesia dapat ditekan secara drastis," ujar Budi. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Gandeng Takeda Bangun Ekosistem Obat Derivat Plasma Pertama di Asia Tenggara
Menkes Dorong Deteksi Dini dan Penghapusan Stigma terhadap Penyintas Kusta
Kemenkes Ajak Masyarakat Hapus Stigma Kusta demi Percepat Eliminasi Penyakit
Pemerintah Perkuat Pencegahan dan Penanganan Stroke melalui Program Cek Kesehatan Gratis
Menkes Ajak Generasi Muda Terapkan Pola Makan Sehat Berbasis Pangan Lokal
Kemenkes dan Kemendes PDT Perkuat Kolaborasi Wujudkan Indonesia Sehat Hingga Desa
komentar
beritaTerbaru