Rabu, 15 Juli 2026

Kemenkes Gandeng Takeda Bangun Ekosistem Obat Derivat Plasma Pertama di Asia Tenggara

Rabu, 15 Juli 2026 11:20 WIB
Kemenkes Gandeng Takeda Bangun Ekosistem Obat Derivat Plasma Pertama di Asia Tenggara
Ilustrasi Produksi Obat Derivat Plasma (PODP).
Kemitraan strategis tersebut juga melibatkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan P Roeslani menilai kolaborasi ini merupakan investasi jangka panjang yang membuka peluang transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia nasional, serta penciptaan lapangan kerja baru.

"Kemitraan ini tidak hanya memperkuat ekosistem layanan kesehatan, tetapi juga mendukung ambisi menjadikan Indonesia sebagai pusat regional untuk inovasi kesehatan dan manufaktur obat berteknologi maju," kata Rosan.

Sementara itu, Presiden Plasma-Derived Therapies Takeda, Ramy Riad, mengapresiasi perluasan kerja sama tersebut. Ia menegaskan komitmen Takeda untuk memanfaatkan keahlian global di bidang sains plasma guna mendukung tujuan layanan kesehatan jangka panjang Indonesia, termasuk membuka lapangan kerja berketerampilan tinggi bagi tenaga kesehatan dan teknisi laboratorium lokal. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Ajak Masyarakat Hapus Stigma Kusta demi Percepat Eliminasi Penyakit
Kemenkes dan Kemendes PDT Perkuat Kolaborasi Wujudkan Indonesia Sehat Hingga Desa
Kemenkes Kirim Bantuan Logistik Kesehatan untuk Korban Kebakaran TPA Jatiwaringin
Kemenkes Ungkap Tiga Temuan Kasus Meninggalnya dr Icha, Siapkan Perpres Perlindungan Nakes
Kemenkes Hormati Putusan MK yang Tolak Uji Materi UU Kesehatan
Kemenkes Selidiki Dugaan Intimidasi Terkait Wafatnya dr Icha
komentar
beritaTerbaru