Minggu, 27 September 2026

Kemenkes Gandeng Takeda Bangun Ekosistem Obat Derivat Plasma Pertama di Asia Tenggara

Rabu, 15 Juli 2026 11:20 WIB
Kemenkes Gandeng Takeda Bangun Ekosistem Obat Derivat Plasma Pertama di Asia Tenggara
Ilustrasi Produksi Obat Derivat Plasma (PODP).
Kemitraan strategis tersebut juga melibatkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) serta Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan P Roeslani menilai kolaborasi ini merupakan investasi jangka panjang yang membuka peluang transfer teknologi, pengembangan sumber daya manusia nasional, serta penciptaan lapangan kerja baru.

"Kemitraan ini tidak hanya memperkuat ekosistem layanan kesehatan, tetapi juga mendukung ambisi menjadikan Indonesia sebagai pusat regional untuk inovasi kesehatan dan manufaktur obat berteknologi maju," kata Rosan.

Sementara itu, Presiden Plasma-Derived Therapies Takeda, Ramy Riad, mengapresiasi perluasan kerja sama tersebut. Ia menegaskan komitmen Takeda untuk memanfaatkan keahlian global di bidang sains plasma guna mendukung tujuan layanan kesehatan jangka panjang Indonesia, termasuk membuka lapangan kerja berketerampilan tinggi bagi tenaga kesehatan dan teknisi laboratorium lokal. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Kemenkes Gandeng Kejagung Kawal Pembangunan Infrastruktur Kesehatan
Cegah Dampak Hoaks, Kemenkes Gandeng Lintas Sektor Perkuat Respons
Kemenkes Ungkap 41 Persen Anak Sekolah Alami Karies Gigi dari Hasil CKG
Kemenkes Luncurkan Playbook Respons Cepat Tangani Hoaks Kesehatan
Kemenkes Dorong Kemitraan Kesehatan Bertransformasi Menjadi Dampak Nyata
Kemenkes Temukan PM2,5 di Bandara Soekarno-Hatta Masih di Atas Batas Aman
komentar
beritaTerbaru