Minggu, 21 Juni 2026

PMI Demak Pastikan Donor Darah Aman, Ajak Warga Donor Sukarela

Minggu, 21 Juni 2026 19:00 WIB
PMI Demak Pastikan Donor Darah Aman, Ajak Warga Donor Sukarela
Manager Kualitas UTD PMI Kabupaten Demak dr Dian Widyahandayani saat menjadi narasumber dalam talkshow di RSKW FM, Kamis (18/6/2026).

Demak (buseronline.com) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Demak memastikan proses donor darah yang dilakukan di Unit Transfusi Darah (UTD) aman bagi masyarakat. Seluruh peralatan yang digunakan telah memenuhi standar kesehatan, steril, dan hanya digunakan satu kali.

Dilansir dari laman Jatengprov, hal tersebut disampaikan Manager Kualitas UTD PMI Kabupaten Demak dr Dian Widyahandayani saat menjadi narasumber dalam talkshow di RSKW FM, Kamis.

Ia menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir untuk mendonorkan darahnya karena setiap tahapan donor dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

Menurut Dian, darah yang didonorkan tidak langsung diberikan kepada pasien. Setiap kantong darah harus melalui pemeriksaan laboratorium dan proses pengolahan terlebih dahulu guna memastikan keamanan dan kualitasnya.

"Setiap darah yang didonorkan tidak langsung diberikan kepada pasien. Setiap darah yang masuk ke UTD harus melalui pemeriksaan laboratorium dan proses pengolahan terlebih dahulu, untuk memastikan keamanan dan kualitasnya," ujarnya.

Sebelum proses donor dilakukan, calon pendonor juga akan menjalani pemeriksaan kesehatan meliputi tekanan darah, kadar hemoglobin, berat badan, serta kondisi kesehatan secara umum. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan pendonor memenuhi syarat dan dalam kondisi sehat.

Dian menjelaskan, setelah darah didonorkan, darah akan dipisahkan menjadi beberapa komponen, seperti sel darah merah, plasma, dan trombosit. Masing-masing komponen dapat dimanfaatkan untuk pasien yang berbeda sesuai kebutuhan medis. "Dengan proses tersebut, satu kali donor darah berpotensi membantu lebih dari satu pasien," katanya.

Ia menambahkan, darah merupakan kebutuhan vital yang hingga kini belum dapat diproduksi secara buatan. Karena itu, ketersediaan darah sangat bergantung pada kesediaan masyarakat untuk mendonorkan darah secara sukarela.

"Hingga saat ini, darah belum dapat diproduksi secara buatan. Karena itu, satu-satunya sumber darah berasal dari manusia yang sehat dan bersedia mendonorkan darahnya. Setiap kantong darah yang didonorkan memiliki nilai yang sangat berharga, karena dapat menjadi penyelamat bagi kehidupan seseorang," tuturnya.

Dalam rangka memperingati Hari Donor Darah Sedunia 2026, PMI Kabupaten Demak mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah sukarela dan pemeriksaan kesehatan gratis yang akan digelar, Minggu (28/6/2026) mulai pukul 06.30 WIB di Kantor PMI Kabupaten Demak.

Melalui kegiatan tersebut, PMI berharap kesadaran masyarakat untuk menjadi pendonor darah semakin meningkat sehingga kebutuhan darah bagi pasien yang membutuhkan dapat terus terpenuhi. "Setetes darah yang didonorkan dapat menjadi harapan dan penyelamat bagi mereka yang membutuhkan," pungkas Dian. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Presiden Prabowo: Kekayaan Alam Harus Dikelola untuk Kemakmuran Rakyat
Pemko Bandung Siapkan Program Olahraga Tiga Kali Seminggu untuk Cegah Obesitas Anak
Jusuf Kalla Apresiasi Kinerja Relawan PMI dalam Penanganan Kecelakaan Kereta di Bekasi
Mentan Amran Dorong Pengusaha Muda Kembangkan Hilirisasi Kelapa untuk Perkuat Daya Saing Global
PMI dan Palang Merah Timor-Leste Teken MoU Penguatan Kerja Sama Kemanusiaan
Relawan SIBAT Puger Wetan Ikuti Pelatihan Pertolongan Pertama Dasar, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana
komentar
beritaTerbaru