Kamis, 11 Juni 2026

Dinkes Kota Bandung Perluas Akses Kesehatan Mental, Layanan Psikolog Klinis Tersedia di 12 Puskesmas

Kamis, 11 Juni 2026 16:25 WIB
Dinkes Kota Bandung Perluas Akses Kesehatan Mental, Layanan Psikolog Klinis Tersedia di 12 Puskesmas
Salah satu puskesmas di Bandung.

Bandung (buseronline.com) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung terus memperkuat layanan kesehatan mental dengan menyediakan layanan psikolog klinis di 12 puskesmas.

Dilansir dari laman Jabarprov, langkah ini dilakukan untuk memudahkan masyarakat mendapatkan bantuan psikologis sejak dini sekaligus mencegah berkembangnya masalah kesehatan jiwa yang lebih berat.

Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa (P2PTKJ) Dinkes Kota Bandung Girindra Warhana mengatakan layanan psikolog klinis di puskesmas merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas hidup dan kebahagiaan warga Kota Bandung.

"Kami ingin masyarakat memanfaatkan layanan ini sejak dini, bukan menunggu sampai mengalami masalah kesehatan mental yang berat. Informasi mengenai layanan psikolog di puskesmas juga perlu disebarluaskan agar semakin banyak warga yang mengetahui dan memanfaatkannya," ujar Girindra dalam Talkshow Sonata yang disiarkan bersama PR FM, Selasa (9/6/2026).

Girindra menjelaskan, dari 80 puskesmas yang ada di Kota Bandung, saat ini 12 puskesmas telah memiliki layanan psikolog klinis. Keberadaan fasilitas tersebut telah dipetakan untuk melayani masyarakat di wilayah sekitarnya.

Kedua belas puskesmas tersebut yakni Puskesmas Babakan Sari, Garuda, Ibrahim Adjie, Cibuntu, Cipamokolan, Kopo, Puter, Padasuka, Sukarasa, Pasirkaliki, Salam, dan Cipadung.

Menurutnya, warga yang tinggal di wilayah yang belum memiliki psikolog klinis tetap dapat mengakses layanan di puskesmas yang telah menyediakan fasilitas tersebut. Dinkes Kota Bandung juga berkomitmen untuk terus mengevaluasi dan memperluas layanan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Jika hasil evaluasi menunjukkan manfaat yang baik dan kebutuhan masyarakat terus meningkat, kami tentu ingin memperluas layanan ini di tahun-tahun mendatang," katanya.

Ia menambahkan, keberadaan psikolog klinis di puskesmas telah memiliki dasar hukum yang kuat melalui Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Puskesmas.

Regulasi tersebut mengatur tenaga psikolog klinis sebagai bagian dari pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Program layanan psikolog klinis juga menjadi bagian dari tiga program prioritas Pemerintah Kota Bandung di bidang kesehatan mental, yakni program kesehatan mental di sekolah, kesehatan mental berbasis kewilayahan, serta penyediaan layanan psikolog klinis di puskesmas.

Sementara itu, Administrator Kesehatan Ahli Muda Dinkes Kota Bandung, Endang Pregiwatiningsih, menegaskan bahwa kesehatan mental memiliki peran yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik.

"Menjaga kesehatan fisik itu penting, tetapi kesehatan jiwa juga sama pentingnya. Mencari bantuan psikolog bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk keberanian untuk menjadi lebih baik," ujarnya.

Endang juga mengajak masyarakat untuk menghilangkan stigma terhadap layanan kesehatan jiwa dan lebih terbuka dalam memanfaatkan layanan konseling maupun dukungan psikologis.

Menurutnya, penguatan layanan kesehatan mental dilakukan seiring meningkatnya jumlah kasus gangguan jiwa di Kota Bandung. Berdasarkan data dari 80 puskesmas, jumlah kasus orang dengan gangguan jiwa berat meningkat dari 4.261 kasus pada 2022 menjadi 5.272 kasus pada 2025.

Selain itu, berbagai masalah kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, gangguan tidur, hingga gangguan bipolar juga menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

"Karena itu, diperlukan penanganan yang lebih komprehensif agar masyarakat bisa mendapatkan bantuan lebih cepat dan lebih mudah. Kehadiran psikolog klinis di puskesmas menjadi salah satu upaya untuk menjawab kebutuhan tersebut," jelas Endang.

Melalui penguatan layanan kesehatan mental di tingkat puskesmas, Dinkes Kota Bandung berharap masyarakat semakin mudah memperoleh akses bantuan psikologis sehingga dapat mewujudkan warga yang sehat secara fisik maupun mental. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Wakaf Hijau di Bandung Dorong Ketahanan Pangan dan Ekonomi Jemaah Masjid
Stok Beras Kota Bandung Aman, DKPP Gulirkan Beragam Program Bantuan Pangan
Perubahan Pendidikan di Bandung Mulai Dirasakan, Tingkat Kepuasan Warga Capai 83,8 Persen
Wali Kota Bandung Tekankan Pelestarian Kawasan Bersejarah
Layanan Kesehatan Jiwa Penyintas Bencana di Bener Meriah Diperkuat Lewat Mobile Clinic
komentar
beritaTerbaru