"Kami telah memulai tahap pertama berupa peningkatan basic science atau teori melalui zoom meeting. Besok kami akan menggelar workshop bagi dokter mata dari sekitar 49 rumah sakit di Sumatera Utara serta perawat mata. Selanjutnya, kami akan melakukan pendampingan operasi katarak," ujar Kartika.
Selain meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, program pengampuan juga diarahkan untuk menekan angka kebutaan di Indonesia yang masih tergolong tinggi.
Menurut Kartika, prevalensi kebutaan di Indonesia saat ini mencapai sekitar 3 persen. Karena itu, program pengampuan diharapkan mampu meningkatkan penanganan berbagai penyakit penyebab kebutaan.
"Kami melakukan pengampuan untuk menurunkan angka tersebut, terutama pada penyakit penyebab kebutaan seperti katarak, retinopati diabetik, glaukoma, dan penyakit mata lainnya," pungkasnya. (P3)
beritaTerkait
komentar