Sabtu, 11 Juli 2026

Indonesia Percepat Transformasi Pengendalian Kanker Lewat Deteksi Dini dan Kolaborasi Global

Rabu, 27 Mei 2026 10:43 WIB
Indonesia Percepat Transformasi Pengendalian Kanker Lewat Deteksi Dini dan Kolaborasi Global
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin foto bersama dengan lainnya dalam sesi Ministerial Roundtable: Science Policy Interface for Global Change pada konferensi internasional IARC@60 yang berlangsung di La Halle Tony Garnier, Lyon, Kamis (21/5/2026).
Pemerintah juga membuka peluang kemitraan dengan sektor swasta guna mempercepat penyediaan alat kesehatan pendukung layanan kanker.

Selain penguatan layanan, Indonesia berencana langsung mengadopsi terapi kanker generasi terbaru agar tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi pengobatan global.

Penguatan data kanker nasional melalui platform SatuSehat turut menjadi fokus pemerintah. Melalui sistem tersebut, Indonesia menargetkan kota-kota di berbagai daerah dapat masuk ke dalam database insidensi kanker global secara bertahap setiap lima tahun.

Menurut Menkes, kolaborasi internasional dengan International Agency for Research on Cancer, World Health Organization, serta berbagai lembaga riset dunia menjadi kunci penting agar Indonesia dapat mengadopsi praktik terbaik secara efisien.

"Transformasi pengendalian kanker tidak bisa dilakukan sendiri. Dengan sinergi riset, kebijakan, dan kerja sama global, kita bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa," kata Menkes. (R)

Editor
: Administrator
beritaTerkait
Menkes Ajak Generasi Muda Terapkan Pola Makan Sehat Berbasis Pangan Lokal
Indonesia Luncurkan Purwarupa Vaksin DBD Berbasis mRNA Pertama di Dunia
Pemerintah Wajibkan Pelacakan 100 Persen Kontak Erat Pasien TB untuk Percepat Eliminasi 2030
Kemenkes dan Kemendes PDT Perkuat Kolaborasi Wujudkan Indonesia Sehat Hingga Desa
Wamenkes: Obesitas Harus Dipandang sebagai Penyakit Kronis, Jadi Pemicu Utama Diabetes
Bantuan Presiden Prabowo Tiba di Pengungsian Intan Jaya, Satgas Damai Cartenz Salurkan 150 Paket Sembako
komentar
beritaTerbaru