"Kami berharap sinergitas antara
Pemko Medan dan Kanwil
Imigrasi dapat terus terjalin dengan baik, khususnya dalam memantau status pengungsi dan
WNA di wilayah kita," ujarnya.
Rico juga menekankan perlunya koordinasi dengan organisasi internasional seperti International Organization for Migration dalam menangani dinamika pengungsi.
Ia menyoroti adanya fenomena sosial, seperti pengungsi yang menikah dengan warga negara Indonesia, yang memerlukan penanganan hukum dan administrasi secara tepat. "Komunikasi harus tetap terbuka demi menjaga kenyamanan dan kondusivitas Kota Medan," pungkasnya.
Melalui pertemuan ini, diharapkan kerja sama antara
Pemko Medan dan Kanwil
Imigrasi Sumut semakin kuat, terutama dalam pengawasan orang asing, penanganan pengungsi, serta menjaga stabilitas sosial di Kota Medan. (P3)
beritaTerkait
komentar