"Penerapan SMP bukan sekadar formalitas, melainkan langkah mendasar untuk mengantisipasi gangguan keamanan secara dini," ujarnya.
Meski mencatat nilai tinggi, tim auditor tetap memberikan sejumlah catatan perbaikan. Tercatat 37 temuan dokumen kategori kuning yang perlu segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari peningkatan sistem menjelang audit resmi mendatang.
Manajemen PT Antam pun menyatakan komitmennya untuk segera melakukan pembenahan secara menyeluruh. "Kami mengapresiasi seluruh tim. Setiap temuan, baik administratif maupun lapangan, akan segera kami tindaklanjuti demi memperkuat sistem pengamanan perusahaan," tambah Kamrul.
Penutupan kegiatan ditandai dengan penandatanganan berita acara hasil Bintek serta penyerahan nilai evaluasi secara simbolis. Acara ini turut disaksikan perwakilan Ditpamobvit Polda
Maluku Utara serta mitra Badan Usaha Jasa Pengamanan (BUJP) PT Transdana Profitri. (R)
beritaTerkait
komentar