Senin, 06 April 2026

Kapolri Perintahkan Hukuman Seberat-beratnya bagi Oknum Brimob Diduga Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku

Agie HT Bukit SH - Selasa, 24 Februari 2026 01:18 WIB
Kapolri Perintahkan Hukuman Seberat-beratnya bagi Oknum Brimob Diduga Aniaya Pelajar hingga Tewas di Maluku
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memberikan keterangan kepada awak media terkait penanganan kasus dugaan penganiayaan oleh oknum Brimob di Majalengka, Jawa Barat, Senin (23/2/2026). (Dok/Humas Polri)
Majalengka (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk memberikan hukuman seberat-beratnya terhadap oknum Brimob, Bripda MS, yang diduga menganiaya seorang pelajar di Maluku hingga meninggal dunia.

“Saya sudah perintahkan untuk diberikan tindakan seberat-beratnya,” kata Sigit di Majalengka, Jawa Barat, Senin.

Kapolri menyebut telah memerintahkan Kapolda Maluku dan Kadiv Propam Polri untuk mengusut tuntas perkara tersebut. Ia menegaskan, proses penanganan akan dilakukan secara menyeluruh, baik dari aspek pidana maupun pelanggaran kode etik.

“Perintahkan kepada Kapolda dan Kadiv Propam ambil tindakan tegas, proses tuntas. Beri rasa keadilan bagi keluarga korban,” ujarnya, dilansir dari laman Humas Polri.

Sigit menegaskan bahwa penindakan tegas dilakukan demi memberikan rasa keadilan kepada korban dan keluarganya. Ia juga memastikan proses pengusutan akan berjalan secara transparan dan terbuka kepada publik.

“Saya minta informasinya prosesnya transparan. Secara teknis nanti Kadiv Humas sampaikan di event yang disiapkan khusus,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sigit kembali menegaskan komitmennya terhadap seluruh personel Polri agar menjaga integritas dan profesionalisme dalam bertugas. Ia memastikan tidak akan pandang bulu terhadap anggota yang melakukan pelanggaran.

“Dari dulu saya sudah sampaikan, terhadap yang baik kita berikan reward. Namun terhadap yang melanggar tentunya kita berikan sanksi karena kita semua sudah diatur dalam aturan,” tutupnya.

Saat ini, proses penyelidikan terhadap kasus tersebut masih berlangsung. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru