Jakarta (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan taklimat langsung kepada para peserta Rapat Pimpinan (Rapim) TNI–Polri di Istana Merdeka, Jakarta, Senin.
Untuk pertama kalinya, forum strategis jajaran pimpinan TNI dan Polri tersebut digelar di lingkungan Istana Kepresidenan sebagai simbol penguatan koordinasi dan sinergi antara pemerintah dan aparat keamanan negara.
Sekretaris Kabinet (Seskab) RI Teddy Indra Wijaya menyampaikan, Presiden Prabowo mengapresiasi kinerja seluruh prajurit TNI–Polri, terutama atas respons cepat dalam menangani berbagai bencana di sejumlah daerah.
Menurut Teddy, Kepala Negara menilai kehadiran TNI–Polri di tengah masyarakat saat situasi darurat menjadi bukti nyata peran strategis aparat dalam menjaga keselamatan rakyat.
“Presiden menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit TNI–Polri, khususnya atas kecepatan dalam penanganan bencana di berbagai wilayah,” ujar Teddy dalam keterangannya kepada media.
Dalam arahannya, Presiden juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan memperkuat sinergitas antarlembaga, mulai dari pimpinan tertinggi hingga prajurit di lapangan. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan publik terhadap TNI–Polri harus dijaga melalui kesiapsiagaan dan pelayanan nyata kepada masyarakat.
“Buktikan kepercayaan yang diberikan rakyat kepada TNI–Polri dengan selalu siap dan cepat membantu rakyat di mana pun dan kapan pun,” kata Teddy mengutip pesan Presiden.
Selain itu, Presiden Prabowo turut memberikan penghargaan kepada prajurit yang aktif mengawal pelaksanaan program-program strategis pemerintah. Sejumlah program prioritas yang mendapat dukungan aparat di antaranya Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa, Sekolah Rakyat, penguatan kedaulatan pangan dan energi, hingga pembangunan infrastruktur desa seperti jembatan untuk mempermudah akses masyarakat dan pelajar.
“Apresiasi terhadap prajurit TNI–Polri yang mengawal, menjaga, dan mendukung jalannya program strategis pemerintah,” lanjut Teddy.
Pada kesempatan yang sama, Presiden menegaskan pentingnya penegakan hukum yang adil tanpa pandang bulu. Ia meminta TNI–Polri bertindak profesional dan tegas dalam menjaga ketertiban serta supremasi hukum.
Tak hanya itu, TNI–Polri juga diminta bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) dengan menjaga kebersihan, kesehatan, dan keamanan lingkungan, mulai dari kawasan perkantoran hingga permukiman masyarakat.
“Bersama pemerintah daerah laksanakan program Indonesia ASRI, mulai dari perkantoran dan lingkungan sekeliling,” ujar Teddy.
Presiden juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap kekayaan sumber daya alam nasional. Aparat diminta mencegah berbagai bentuk pelanggaran serta praktik eksploitasi ilegal yang dapat merugikan negara.
“Jaga seluruh sumber daya alam Indonesia dari segala macam bentuk pelanggaran dan eksploitasi ilegal oleh siapa pun,” tegasnya.
Lebih lanjut, Teddy menilai penyelenggaraan Rapim TNI–Polri 2026 di Istana Merdeka menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus memastikan program pembangunan berjalan efektif.
“Rapim TNI–Polri 2026 di Istana ini menjadi momentum penguatan visi bersama antara pemerintah dan aparat TNI–Polri dalam menjaga stabilitas negara, sekaligus memastikan program strategis berjalan cepat, tepat, dan efektif,” pungkas Teddy. (DKI1)
beritaTerkait
komentar