Senin, 06 April 2026

Kapolri Hadiri Pemakaman Eyang Meri, Tegaskan Pesannya Jadi Inspirasi bagi Keluarga Besar Polri

Agie HT Bukit SH - Rabu, 04 Februari 2026 09:36 WIB
Kapolri Hadiri Pemakaman Eyang Meri, Tegaskan Pesannya Jadi Inspirasi bagi Keluarga Besar Polri
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo bersama jajaran pejabat Polri dan keluarga mengikuti prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng atau Eyang Meri, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, di TPBU Giritama, Tonjong, Kabupaten Bogor, Jawa
Jakarta (buseronline.com) - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng, atau akrab disapa Eyang Meri, istri mantan Kapolri Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso, di Taman Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat.

Dalam kesempatan tersebut, dilansir dari laman Humas Polri, Kapolri menyampaikan bahwa pesan-pesan Eyang Meri selama hidupnya menjadi inspirasi dan semangat bagi seluruh keluarga besar Polri.

“Beliau selalu berpesan di setiap acara, jadilah polisi yang baik, memiliki integritas, dan bisa melindungi serta mengayomi masyarakat,” ujar Sigit usai mengikuti prosesi pemakaman.

Sigit menambahkan, pihak keluarga sempat memutar rekaman suara Eyang Meri yang berisi amanah untuk anggota Polri. “Tadi malam kami mendengarkan langsung rekaman suara beliau yang direkam oleh Mas Rama. Pesannya adalah jadilah contoh teladan, dan mulailah dari diri sendiri. Hal-hal tersebut menjadi spirit bagi kami, keluarga besar Polri,” tutur Sigit.

Kapolri menegaskan bahwa pesan tersebut bukan sekadar nasihat, tetapi merupakan amanah dan wasiat yang harus diteruskan oleh seluruh anggota Polri di manapun berada. “Setiap beliau menyampaikan, ‘Tolong jaga, titip institusi Polri, tolong jaga dan titip Polri’,” ujarnya.

Sigit menekankan makna mendalam dari pesan Eyang Meri, yakni agar Polri dapat meneladani keteladanan almarhum Hoegeng, memberikan perlindungan dan pengayoman terhadap masyarakat, serta bertanggung jawab menjaga keamanan.

“Sebagaimana tugas pokok kami dan doktrin untuk menjaga tata tentrem kerta rahardja, banyak hal yang kami kenang dari Eyang Hoegeng. Selamat jalan, Eyang Meri. Terima kasih atas apa yang telah beliau berikan kepada kami. Warisan almarhum Hoegeng Iman Santoso akan terus menjadi api yang menggelora di seluruh keluarga besar Polri untuk menjaga wasiat dan warisan tersebut,” tutup Sigit.

Pemakaman Eyang Meri berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh anggota keluarga, kerabat, serta sejumlah pejabat Polri yang memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang dikenal bijak dan penuh keteladanan bagi keluarga besar Korps Bhayangkara. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru