Bandung Barat (buseronline.com) - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memutuskan untuk merelokasi warga yang terdampak bencana longsor di Kabupaten Bandung Barat.
Dilansir dari laman Jabarprov, keputusan tersebut diambil setelah Dedi meninjau langsung lokasi longsor di Kecamatan Cisarua, Sabtu. Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM menilai wilayah sekitar lokasi longsor memiliki tingkat kerawanan tinggi.
Kontur perbukitan yang ditanami sayuran dinilai berpotensi memicu terjadinya longsor, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi. “Daerah di sini dihutankan saja. Warga harus direlokasi karena potensi longsornya sangat tinggi,” ujar KDM.
Sebagai langkah sementara, warga yang selamat dari longsor diminta mengontrak rumah selama dua bulan. Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan bantuan sebesar Rp10 juta per kepala keluarga untuk biaya kontrak rumah dan kebutuhan hidup sehari-hari.
Selain itu, Pemprov Jabar juga menyalurkan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat longsor sebesar Rp25 juta per kepala keluarga.
Saat ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih memfokuskan upaya pencarian korban yang diduga masih tertimbun material longsor serta melakukan restorasi lingkungan di area terdampak.
Proses pencarian melibatkan tim gabungan dari BPBD Jawa Barat, BPBD Kabupaten Bandung Barat, TNI, Basarnas, dan relawan. (R)
beritaTerkait
komentar