Jumat, 10 April 2026

KP2MI-Polri Perkuat Perlindungan Pekerja Migran, Teken MoU di Mabes Polri

Jumat, 23 Januari 2026 01:24 WIB
KP2MI-Polri Perkuat Perlindungan Pekerja Migran, Teken MoU di Mabes Polri
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menunjukkan nota kesepahaman usai penandatanganan kerja sama penguatan perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Ra
Jakarta (buseronline.com) - Pemerintah memperkuat perlindungan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dan Polri.

Penandatanganan dilakukan bersamaan dengan peluncuran Direktorat Pelayanan Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (PPA-PPO) di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu.

Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Mukhtarudin menegaskan, kerja sama tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan perlindungan komprehensif bagi PMI sejak sebelum keberangkatan, selama masa penempatan, hingga kembali ke tanah air.

“Perlindungan negara harus hadir secara utuh bagi pekerja migran, mulai dari hulu hingga hilir,” ujar Mukhtarudin, dilansir dari laman Humas Polri.

Ia mengapresiasi pembentukan Direktorat PPA dan PPO Polri yang kini hadir hingga tingkat Polres. Menurutnya, direktorat tersebut akan memperkuat upaya pencegahan pemberangkatan PMI non-prosedural serta penanganan kasus perdagangan orang.

Mukhtarudin juga mengimbau calon pekerja migran agar tidak menggunakan jalur ilegal demi menghindari penipuan dan mendapatkan perlindungan penuh dari negara.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa peluncuran Direktorat PPA-PPO bertujuan mendorong korban kekerasan dan perdagangan orang untuk berani melapor tanpa rasa takut.

“Kami ingin masyarakat, khususnya kelompok rentan, tidak lagi merasa melapor ke polisi adalah aib,” kata Listyo.

Kapolri menegaskan, sinergi ini juga menyasar penurunan kasus penyelundupan manusia dan penipuan kerja yang marak terjadi. Ia memastikan Polri akan terus memperkuat satuan kerja khusus guna memberikan perlindungan hukum maksimal bagi PMI.

Penggunaan jalur resmi, lanjutnya, menjadi kunci keselamatan pekerja migran karena negara memiliki basis data yang kuat untuk memberikan bantuan cepat apabila terjadi masalah di negara penempatan. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
Tags
beritaTerkait
Dedi Mulyadi Dukung Pembangunan Fakultas Kedokteran UIN Bandung, Syaratkan Akses Gratis bagi Warga Miskin
Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Campak bagi Nakes Usai Perluasan Indikasi untuk Dewasa
Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Pemkab Rembang Tingkatkan Kewaspadaan
Momen HUT ke-80 TNI AU, Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Enam Jet Tempur
PMI Siap Salurkan Bantuan untuk Warga Iran
Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, Perkuat Daya Saing dan Akses Pasar
komentar
beritaTerbaru