Aceh (buseronline.com) - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat proses pemulihan di Provinsi Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak bencana. Hal itu disampaikan Presiden saat meninjau langsung lokasi pengungsian di Jembatan Aceh Tamiang, Jumat.
Dalam kunjungannya, Presiden Prabowo memastikan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terus menjadi prioritas pemerintah. Ia menegaskan bahwa berbagai langkah darurat telah dilakukan secara cepat oleh jajaran kementerian dan lembaga terkait.
“Insyaallah, bersama-sama kita akan memperbaiki keadaan ini. Pemerintah akan turun, akan membantu semuanya,” ujar Presiden Prabowo di hadapan warga pengungsi.
Presiden juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat layanan yang belum optimal. Ia mengakui sejumlah kendala teknis di lapangan, termasuk pemulihan jaringan listrik yang belum sepenuhnya normal.
“Kita sedang bekerja keras. Mungkin listrik yang belum ya, sudah mulai? Kita berusaha. Kita tahu di lapangan sangat sulit. Keadaannya sulit, jadi kita atasi bersama,” ungkapnya.
Presiden Prabowo kemudian mengajak masyarakat untuk tetap tabah dan menjaga semangat selama masa pemulihan. Ia berharap aktivitas warga, terutama kegiatan pendidikan bagi anak-anak, dapat segera kembali normal.
“Mudah-mudahan kalian cepat pulih, cepat kembali, cepat normal,” ujar Presiden.
“Anak-anak harus tabah, semangat. Kita upayakan agar semuanya cepat kembali, supaya anak-anak bisa sekolah seperti biasa,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana serta perlunya pengelolaan tata ruang dan lingkungan hidup yang lebih baik.
Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah harus memperketat pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi merusak alam.
“Kita tidak boleh tebang pohon sembarangan. Saya minta pemerintah daerah lebih waspada, lebih awas. Kita jaga alam kita dengan sebaik-baiknya,” tegas Presiden Prabowo.
Kunjungan Presiden ini sekaligus menjadi dorongan moral bagi warga yang sedang menjalani masa pemulihan pascabencana, dengan harapan percepatan pemulihan dapat segera terlaksana. (P3)
beritaTerkait
komentar