Jakarta (buseronline.com) - Sebuah rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan momen menyentuh antara petugas Search and Rescue (SAR) dan anjing pelacak K-9 saat bertugas di lokasi bencana alam.
Dilansir dari laman Humas Polri, di tengah medan ekstrem dan situasi penuh risiko, potret kedekatan dan kepedulian antara petugas dan hewan pelacak itu menjadi sorotan publik.
Dalam video tersebut, terlihat para anggota tim SAR bekerja di tengah aliran sungai yang deras, bebatuan licin, serta sisa-sisa material bangunan yang berserakan.
Situasi di lokasi memperlihatkan betapa beratnya tantangan yang mereka hadapi dalam upaya mencari dan mengevakuasi korban.
Salah satu momen yang paling menyentuh perhatian adalah ketika seorang petugas SAR, yang tampak kelelahan, berhenti sejenak untuk memberikan air minum kepada anjing pelacaknya.
Di atas batu sungai yang basah, petugas itu menampung air di telapak tangannya agar anjing tersebut bisa minum. Tindakan sederhana namun penuh ketulusan ini menggambarkan eratnya ikatan dan rasa saling percaya antara keduanya.
Adegan lain juga memperlihatkan petugas yang dengan hati-hati menggendong atau memandu anjing K-9 ketika melintasi sungai berarus kuat.
Bagi tim ini, keselamatan tidak hanya diperuntukkan bagi manusia, tetapi juga bagi mitra berkaki empat yang memiliki peran penting dalam pencarian korban.
Dengan kemampuan penciuman yang tajam, anjing-anjing pelacak menjadi aset vital dalam menemukan tanda-tanda keberadaan korban di area longsor maupun puing-puing bangunan.
Sementara itu, para petugas SAR, meski tubuh mereka dipenuhi lumpur, tetap bekerja tanpa kenal lelah demi memberikan harapan bagi keluarga yang menanti.
Kisah ini kembali memperlihatkan bahwa di balik kerasnya bencana alam, nilai-nilai kemanusiaan, kesetiaan, dan kerja sama tetap bersinar.
Para petugas SAR dan anjing pelacak K-9 menjadi simbol harapan dan pengabdian tanpa pamrih bagi masyarakat terdampak. (R)
beritaTerkait
komentar