Senin, 06 April 2026

Identifikasi Korban Banjir Bandang Sumbar Terus Dikebut, 161 Jenazah Berhasil Diidentifikasi

Agie HT Bukit SH - Jumat, 05 Desember 2025 01:00 WIB
Identifikasi Korban Banjir Bandang Sumbar Terus Dikebut, 161 Jenazah Berhasil Diidentifikasi
Tim DVI Biddokkes Polda Sumbar bersama manajemen RS Bhayangkara Tingkat III Padang menyampaikan perkembangan identifikasi korban banjir bandang dan longsor Sumatera Barat dalam konferensi pers di Aula RS Bhayangkara Padang, Selasa (2/12/2025).
Padang (buseronline.com) - Proses identifikasi korban banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah daerah di Sumatera Barat terus dikebut oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Biddokkes Polda Sumbar.

Dilansir dari laman Humas Polri, perkembangan terbaru penanganan korban disampaikan melalui konferensi pers di Aula RS Bhayangkara Tingkat III Padang, Selasa.

Konferensi pers tersebut dihadiri Ps Kasubbid Penmas Kompol Omri Yan Sahureka, Kabid Dokkes Polda Sumbar AKBP dr Faizal, Karumkit Bhayangkara TK III Padang Kompol dr Hari Andromeda SpJ, serta sejumlah awak media.

Kehadiran jurnalis dari berbagai platform menjadi wujud komitmen Polda Sumbar dalam memastikan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

AKBP dr Faizal melaporkan bahwa hingga hari ini tercatat 193 korban meninggal dunia akibat bencana yang terjadi di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Barat.

Dari jumlah tersebut, 161 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara 32 lainnya masih dalam proses, termasuk 25 jenazah yang sedang ditangani di RS Bhayangkara Padang.

“Sejak 27 November 2025, RS Bhayangkara telah menerima 58 kantong jenazah. Dari jumlah itu, 33 jenazah sudah teridentifikasi melalui data primer dan sekunder serta diserahkan kepada keluarga. Sementara 25 lainnya masih belum teridentifikasi karena belum ada kecocokan dengan data antemortem,” jelas Faizal.

Karumkit Bhayangkara TK III Padang, Kompol dr Hari Andromeda SpJ menegaskan bahwa proses identifikasi sangat bergantung pada ketersediaan data pembanding dari pihak keluarga korban.

“Kami mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera datang ke posko antemortem di RS Bhayangkara Padang. Semakin cepat data pembanding masuk, semakin cepat pula proses identifikasi dapat diselesaikan,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besar jenazah yang belum teridentifikasi adalah anak-anak. Dugaan sementara, anak-anak tersebut kehilangan orang tua atau kerabat yang seharusnya memberikan data antemortem, sehingga belum ada informasi pembanding yang masuk.

Untuk mengoptimalkan proses identifikasi, RS Bhayangkara kini mendapatkan tambahan satu unit mobil cold storage dari Dinas Pertanian Sumbar. Fasilitas ini membantu menjaga kondisi jenazah selama proses forensik berlangsung.

Ps Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumbar Kompol Omri Yan Sahureka menegaskan bahwa Polda Sumbar akan terus bekerja maksimal hingga seluruh korban berhasil diidentifikasi.

“Data antemortem sangat penting. Kami mengajak masyarakat yang kehilangan keluarga untuk segera melapor ke RS Bhayangkara atau posko DVI terdekat agar proses identifikasi dapat dipercepat,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa penyampaian informasi secara terbuka kepada media adalah bagian dari komitmen Polda Sumbar dalam memastikan masyarakat menerima perkembangan resmi dan akurat mengenai penanganan korban bencana.

Polda Sumbar berharap kerja sama seluruh pihak dapat mempercepat proses identifikasi sehingga para korban dapat segera dikembalikan kepada keluarga dan dimakamkan dengan layak. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru