Selasa, 07 April 2026

Gubernur Ahmad Luthfi Gerak Cepat Tangani Penemuan TKI Temanggung yang Hilang 20 Tahun

Agie HT Bukit SH - Jumat, 28 November 2025 00:50 WIB
Gubernur Ahmad Luthfi Gerak Cepat Tangani Penemuan TKI Temanggung yang Hilang 20 Tahun
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan keterangan kepada awak media terkait penanganan kasus penemuan TKI asal Temanggung yang hilang selama 20 tahun di Malaysia, di Semarang, Selasa (25/11/2025).
Jateng (buseronline.com) - Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ahmad Luthfi merespons cepat penemuan Seni, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Mergowati, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, yang hilang selama 20 tahun di Malaysia.

Pemerintah memastikan kondisi Seni saat ini aman dan berada di bawah perlindungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia.

“Saya sudah komunikasi dan koordinasi dengan Dubes. Saya cek, pendampingan hukum sudah diberikan untuk Bu Seni. Sekarang dalam perlindungan Kedutaan,” ujar Luthfi, Selasa.

Ia meminta keluarga Seni agar tetap tenang. Pemprov Jateng, kata Luthfi, sedang mengupayakan pemulangan Seni secepatnya dengan berkoordinasi bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Duta Besar RI untuk Malaysia, Indra Hermono menjelaskan bahwa Seni masih menjalani pemeriksaan oleh Kepolisian Diraja Malaysia karena menjadi korban dalam kasus dugaan perdagangan orang yang saat ini sedang ditangani.

“Saya pastikan Bu Seni kondisinya sehat dan aman. Namun proses hukum penyidikan Polisi Malaysia ini harus dilalui, sehingga pihak keluarga dimohon bersabar,” kata Indra.

Kabar ditemukannya Seni disambut haru oleh keluarga. Riki Alfian, putra Seni menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan semua pihak yang telah membantu memastikan keselamatan ibunya.

“Saya terima kasih kepada seluruh pihak pemerintah, Kedutaan Besar, Pak Gubernur Ahmad Luthfi, dan Pak Bupati Temanggung yang saat ini ibu saya diketahui dalam kondisi selamat, sehat dan aman, termasuk langkah upaya memulangkan ibu saya,” ujarnya.

Seni diketahui berangkat ke Malaysia pada 2004 untuk bekerja sebagai TKI. Namun enam bulan setelah tiba di negeri jiran, komunikasi dengan keluarga terputus. Ia sempat mengabarkan bahwa tidak menerima gaji dan kerap mengalami kekerasan dari majikannya.

Dua pekan lalu, Kepolisian Malaysia mengungkap jaringan perdagangan orang, dan Seni menjadi salah satu korban yang berhasil ditemukan. Pemerintah Indonesia kini terus mengawal proses hukum dan mempersiapkan pemulangannya ke tanah air. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru