Palembang (buseronline.com) - Direktorat Pencegahan Densus 88 Anti Teror (AT) Polri bersama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Palembang menyelenggarakan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dengan tema “Menangkal Paham Radikalisme di Tubuh ASN Kota Palembang”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Swarna Dwipa, Senin.
Dilansir dari laman Humas Polri, sebanyak 320 peserta yang terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN), camat, dan lurah se-Kota Palembang mengikuti sosialisasi tersebut.
Program ini bertujuan memperkuat ketahanan birokrasi dari potensi penyebaran Ideologi Radikal Ekstrem (IRET) yang dapat mengancam stabilitas pemerintahan dan pelayanan publik.
Inspektur Daerah Kota Palembang, Jamiah Haryanti SH MH dalam sambutannya menegaskan pentingnya ideologi bangsa sebagai pertahanan utama bagi para ASN.
“Pancasila adalah benteng utama dalam menangkal radikalisme,” ujar Jamiah Haryanti, sembari menekankan perlunya komitmen kebangsaan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
Sementara itu, Katim Pencegahan Densus 88 AT, Ipda Fachrurozi SH menyampaikan apresiasi atas berlangsungnya kegiatan ini dan harapannya terhadap dampak positif yang ditimbulkan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah untuk mencegah penyebaran paham IRET di wilayah Sumatera Selatan, khususnya di lingkungan ASN Kota Palembang,” jelasnya.
Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber dari berbagai bidang yang memaparkan strategi pencegahan radikalisme, penguatan toleransi, serta pentingnya moderasi beragama dalam kehidupan bernegara.
Dengan pemahaman tersebut, para ASN diharapkan mampu menjadi agen perubahan sekaligus garda terdepan dalam menjaga kondusivitas dan mempertahankan ideologi bangsa di lingkungan kerja maupun masyarakat. (R)
beritaTerkait
komentar