Jakarta (buseronline.com) - Baintelkam Polri resmi meluncurkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap layanan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Hotel Grand Sahid Jakarta, Senin.
Survei yang dilakukan bersama Pusat Riset Ilmu Kepolisian (Pripol) Universitas Syiah Kuala itu menunjukkan peningkatan signifikan tingkat kepuasan masyarakat sepanjang tahun 2025.
Kabid Yanmas Baintelkam Polri Kombes Pol Yosef Sriyono mengatakan kerja sama survei antara Baintelkam dan Pripol sudah berlangsung selama 10 tahun. Menurutnya, transformasi digital menjadi faktor utama meningkatnya kualitas layanan SKCK.
“Tujuannya agar masyarakat lebih mudah mengakses SKCK dari mana saja. Untuk wilayah Metro Jaya, pengambilan juga sudah bisa dilakukan di sejumlah polsek,” ujarnya, dilansir dari laman Humas Polri.
Ia menegaskan bahwa survei SKM merupakan instrumen penting untuk mengevaluasi dan memperbaiki pelayanan publik Polri.
“Survei ini adalah cermin bagi kami. Digitalisasi SKCK adalah komitmen kami menghadirkan layanan yang lebih cepat, mudah, dan transparan,” tambah Kombes Yosef.
Ketua Tim Peneliti Pripol Universitas Syiah Kuala DR M Gausyah mengungkapkan bahwa tingkat kepuasan publik pada layanan SKCK meningkat dari 86 menjadi 88,03.
Ia menjelaskan bahwa digitalisasi membuat proses penerbitan SKCK lebih sederhana dan efisien. “Masyarakat kini tak perlu lagi sidik jari karena sudah terintegrasi dengan NIK Dukcapil,” katanya.
Dari sisi pengawasan eksternal, Ombudsman RI juga mencatat tren positif dalam pelayanan SKCK. Kepala Keasistenan Penegakan Hukum Ombudsman, Siti Uswatun Hasanah menyebut layanan SKCK hampir tidak lagi menerima keluhan dari masyarakat.
“Di Ombudsman sudah lama tidak ada laporan soal SKCK. Kami juga lakukan mystery shopping, hasilnya petugas ramah, prosedur jelas, bahkan tidak ada pungli. Review resmi Ombudsman terkait layanan SKCK akan kami rilis Desember atau Januari nanti,” ungkapnya.
Hasil survei ini sekaligus memperkuat komitmen Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang modern, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (R)
beritaTerkait
komentar