Senin, 06 April 2026

Operasi Zebra 2025 Dimulai, Korlantas Polri Fokus Ciptakan Kondisi Aman Jelang Libur Nataru

Agie HT Bukit SH - Rabu, 19 November 2025 01:00 WIB
Operasi Zebra 2025 Dimulai, Korlantas Polri Fokus Ciptakan Kondisi Aman Jelang Libur Nataru
Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries Syahbudin memimpin apel pagi dan memberikan arahan pelaksanaan Operasi Zebra 2025 di Lapangan NTMC Polri, Jakarta, Senin (17/11/2025).
Jakarta (buseronline.com) - Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries Syahbudin memimpin apel pagi di Lapangan NTMC Polri, Senin, sekaligus mengumumkan dimulainya Operasi Zebra 2025 yang akan berlangsung serentak di seluruh Indonesia mulai 17 hingga 30 November 2025.

Dalam arahannya, Kombes Pol Aries menegaskan bahwa Operasi Zebra merupakan operasi mandiri kewilayahan, di mana pelaksanaan dan target sasarannya disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing daerah.

“Mulai hari ini secara serentak dilaksanakan kegiatan Operasi Zebra 2025. Operasi Zebra itu adalah operasi mandiri kewilayahan, jadi pelaksanaannya dan target sasarannya sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa terdapat tiga parameter utama pelaksanaan Operasi Zebra tahun ini.

Pertama, operasi bertujuan menciptakan kondisi ideal bagi manusia, kendaraan, jalan, dan sarana prasarana pendukung menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Momen libur panjang diprediksi memicu lonjakan pergerakan masyarakat, terutama menuju kawasan wisata.

“Libur Nataru 2026 akan terjadi gelombang perpindahan massa, khususnya ke lokasi wisata. Inilah yang harus kita lakukan bagaimana menciptakan kondisi ideal dari sisi pengendara, kendaraan, jalan, dan lingkungannya,” kata Kombes Pol Aries.

Kedua, fokus sasaran operasi ditentukan berdasarkan data pelanggaran dan kecelakaan di tiap wilayah.

Menurutnya, seluruh wilayah sudah mengetahui kelompok usia yang paling banyak melanggar, anatomi kecelakaan, hingga titik rawan, sehingga data tersebut menjadi pedoman dalam penentuan target operasi.

“Usia mana yang paling banyak melanggar, apa anatomi kecelakaannya, daerah mana yang paling rawan kecelakaan, semua itu sudah kita paparkan secara global dan menjadi panduan,” jelasnya.

Ketiga, dua fenomena yang menjadi perhatian khusus Kakorlantas Polri, yaitu penertiban balap liar dan perlindungan terhadap pejalan kaki. Ia meminta setiap direktorat terkait menyusun petunjuk teknis serta strategi sosialisasi dan edukasi bagi masyarakat.

Kombes Pol Aries juga menekankan agar anggota yang diperbantukan (BKO) ke sejumlah wilayah seperti Polda Banten, Polda Metro Jaya, dan Polda Jawa Barat dapat menunjukkan kinerja terbaik dan menjadi teladan di lapangan.

Operasi Zebra 2025 akan berlangsung selama 14 hari. Dalam periode tersebut, jajaran kepolisian di berbagai daerah akan melakukan penindakan dan edukasi untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas.

Menutup arahannya, Kombes Pol Aries mengajak seluruh jajaran untuk melakukan sosialisasi secara masif demi meningkatkan kesadaran masyarakat.

“Seluruh para Ka-Induk PJR koordinasi dengan pihak Jasa Marga, pasang di JPO-JPO-nya informasi Operasi Zebra 2025. Silakan disampaikan, kita semarakkan,” pungkasnya.

Dengan pelaksanaan Operasi Zebra 2025, Korlantas Polri berharap angka pelanggaran dan kecelakaan dapat ditekan, terutama menjelang periode liburan akhir tahun. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Indonesia Minta Evaluasi Keamanan Pasukan Perdamaian Dunia Usai Gugurnya Tiga Prajurit UNIFIL
Pemkab Taput Dukung Groundbreaking Jembatan Sitakka yang Dibangun Kodam I/BB
Gubernur Pramono Pastikan Penanganan Optimal bagi Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di RSKD Duren Sawit
BURT Pastikan Layanan Prima Provider Jasindo Saat Tinjau RS Columbia Asia BSD
Tingkatkan Literasi Generasi Penerus, Pendamping Anak Perlu Terampil
150 Alumni LPDP Dilibatkan Mendikdasmen Dampingi Belajar Digital di Wilayah 3T
komentar
beritaTerbaru