Jumat, 10 April 2026

Polri Terbuka terhadap Kritik, Peningkatan Kepercayaan Publik Jadi Energi Pembenahan

Sabtu, 15 November 2025 01:00 WIB
Polri Terbuka terhadap Kritik, Peningkatan Kepercayaan Publik Jadi Energi Pembenahan
Sejumlah pejabat kepolisian memberikan keterangan kepada awak media usai menanggapi hasil survei kepercayaan publik terhadap Polri di Jakarta.
Jakarta (buseronline.com) - Kadivhumas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho menanggapi positif hasil survei Litbang Kompas edisi Oktober 2025 yang menunjukkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap Polri.

Survei yang melibatkan 1.200 responden dari 38 provinsi itu mencatat tingkat kepercayaan masyarakat mencapai 76,2 persen, sementara kepuasan publik terhadap kinerja Polri berada di angka 65,1 persen.

Sandi menyampaikan apresiasi atas dukungan masyarakat terhadap institusi kepolisian. Ia menilai hasil survei tersebut menjadi energi positif bagi Polri untuk terus memperbaiki sistem dan layanan.

“Alhamdulillah atas kepercayaan yang diberikan masyarakat. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berbenah,” ujarnya, dilansir dari laman Humas Polri.

Namun demikian, Sandi menegaskan bahwa Polri masih menunggu laporan resmi dari Litbang Kompas. “Kami baru menerima informasi dari pemberitaan dan media sosial. Setelah laporan resmi diterima, kami akan menyampaikan kepada Bapak Kapolri,” tambahnya.

Hasil survei menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kualitas pelayanan Polri dalam dua bulan terakhir. Publik menilai layanan Polri kini semakin ramah dan inklusif, kerahasiaan data lebih terjaga, proses administrasi makin ringkas, penanganan laporan lebih cepat, serta rasa aman masyarakat saat berurusan dengan polisi turut meningkat. Transparansi penanganan perkara juga dinilai mengalami perbaikan, meski akses pemantauan perkembangan laporan dan respons cepat terhadap aduan masih perlu ditingkatkan.

Sandi menegaskan bahwa Polri tetap membuka diri terhadap kritik dan masukan masyarakat. “Polri bukan institusi yang anti kritik. Kami selalu mendengarkan aspirasi masyarakat sebagai bagian dari pembenahan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa berbagai langkah transformasi tengah dijalankan melalui Tim Percepatan Reformasi Polri.

Litbang Kompas dalam analisanya menyebut penguatan pengawasan internal serta pembenahan sistem pelayanan sebagai faktor kunci meningkatnya kepercayaan publik.

Pembentukan Tim Transformasi Reformasi Polri dan Komisi Percepatan Reformasi Polri dinilai menunjukkan keseriusan Polri dalam menjalankan perubahan secara terstruktur.

Dengan capaian kepercayaan publik yang kini mencapai 76 persen, Polri dinilai memiliki momentum strategis untuk melanjutkan reformasi sehingga semakin profesional, transparan, dan dipercaya masyarakat. (R)
Editor
: Agie HT Bukit SH
beritaTerkait
Dedi Mulyadi Dukung Pembangunan Fakultas Kedokteran UIN Bandung, Syaratkan Akses Gratis bagi Warga Miskin
Kemenkes Prioritaskan Vaksinasi Campak bagi Nakes Usai Perluasan Indikasi untuk Dewasa
Puluhan Suspek Campak Ditemukan, Pemkab Rembang Tingkatkan Kewaspadaan
Momen HUT ke-80 TNI AU, Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Enam Jet Tempur
PMI Siap Salurkan Bantuan untuk Warga Iran
Pertamina Fasilitasi 1.346 Sertifikasi UMKM, Perkuat Daya Saing dan Akses Pasar
komentar
beritaTerbaru